Monday, April 23, 2012
Hubungan IQ, EQ, dan SQ
Kecerdasan ialah istilah umum yang digunakan untuk menjelaskan sifat pikiran yang mencakup sejumlah kemampuan, seperti kemampuan menalar, merencanakan, memecahkan masalah, berpikir abstrak, memahami gagasan, menggunakan bahasa, dan belajar.
Kecerdasan biasanya merujuk pada kemampuan atau kapasitas mental dalam berpikir, namun belum terdapat definisi yang memuaskan mengenai kecerdasan. Stenberg& Slater (1982) mendefinisikannya sebagai tindakan atau pemikiran yang bertujuan dan adaptif.
Saat ini cukup popular tentang tiga kecerdasan manusia, yaitu Kecerdasan Intelektual, Kecerdasan Emosional, dan Kecerdasan Spiritual. Tapi Kecerdasan Adversitas? Dalam buku sumber yang penulis gunakan sebagai rujukan tulisan ini –buku yang didapatkan dari seorang sahabat penulis yang baik hati, Bapak Kusmayanto Kadiman, terdapat banyak sekali wawasan dan pemahaman baru yang sangat menarik untuk dinikmati.
Intellgence Quotient (IQ) adalah ukuran kemampuan intelektual, analisis, logika dan rasio seseorang. Dengan demikian, hal ini berkaitan dengan keterampilan berbicara, kesadaran akan ruang, kesadaran akan sesuatu yang tampak, dan penguasaan matematika. IQ mengukur kecepatan kita untuk mempelajari hal-hal baru, memusatkan perhatian pada aneka tugas dan latihan, menyimpan dan mengingat kembali informasi objektif, terlibat dalam proses berpikir, bekerja dengan angka, berpikir abstrak dan analitis, serta memecahkan permasalahan dan menerapkan pengetahuan yang telah ada sebelumnya. Jika IQ kita tinggi, kita memiliki modal yang sangat baik untuk lulus dari semua jenis ujian dengan gemilang, dan meraih nilai yang tinggi dalam uji IQ.
Emosional Quotient (EQ) mempunyai dua arah dan dua dimensi, arah ke dalam (personal) berarti sebuah kesadaran diri (self awareness), penerimaan diri (self acceptance), dan hormat diri (self respect), dan penguasaan diri (self mastery) dan arah keluar (interpersonal) berarti kemampuan memahami orang (to understand others), menerima orang (to accept others), mempercayai orang (to trust others), dan mempengaruhi orang (to influence others).
Spiritual Quotient (SQ) intinya adalah transendensi, yaitu proses penyeberangan, pelampauan, penembusan makna yang lazim, khususnya dari wilayah material ke wilayah spiritual, dan dari bentuk yang kasar ke bentuk yang sublime. Dalam hal ini hidup bukan semata-mata untuk memperoleh materi semata akan tetapi harus betul-betul dihayati sebagai serangkaian amal bagi sesama manusia dan beribadah kepada Tuhan. Sehingga tidak cukup jika kita hanya mengandalkan kecerdasan intelegensi dan emosional saja. Mempertebal iman dan taqwa kita akan membangun budi dan akhlak mulia sehingga segala sesuatu yang kita lakukan semata-mata mohon perkenan dan ridho Tuhan, sehingga apa yang kita kerjakan akan terasa bermakna, nikmat, dan kita lakukan penuh dengan suka cita, tanpa keterpaksaan belaka.
Nah, yang terakhir adalah Adversitas Quotient (AQ), pernah dengar? Menurut kamus adversity berarti kemalangan, kesulitan, dan penderitaan. AQ disini adalah kecerdasan kita pada saat menghadapi segala kesulitan tersebut. Beberapa orang mencoba untuk tetap bertahan menghadapinya, sebagian lagi mudah takluk dan menyerah. Dengan demikian kecerdasan adversitas adalah sebuah daya kecerdasan budi-akhlak-iman manusia menundukkan tantangan-tantangannya, menekuk kesulitan-kesulitannya, dan meringkus masalah-masalahnya sekaligus mengambil keuntungan dari kemenangan-kemenangan itu.
Ingin sukses dan berhasil? Cukup cerdaskah saya, anda, kita?
Tips Kunci Sukses Memotivasi Diri
Pernah Merasa "DOWN" ???
Hey teman-teman berikut ini saya akan coba memberikan tips-tips untuk memotivasi diri kita supaya lebih bersemangat ketika kita sedang dalam kondisi "down" :
#1. Jika sudah terjadi masalah, tidaklah harus dihindari (bingung), tapi haruslah dihadapi dengan pikiran tenang (dipikirkan jalan keluarnya) dan pasti selesai dan akan ada jalan keluarnya.
#2. Menghadapi semua hal, tidak boleh berpikir negat......if, seperti "saya pasti tidak mampu", "saya tidak bisa", dan seterusnya. Tapi selalu berpikir positif, seperti "saya pasti bisa, pasti akan ada jalan keluarnya" dan seterusnya.
#3. Susah dan senang semuanya tergantung pikiran saja ( Pikiran adalah pelopor ). Jadi jaga pikiran kita baik-baik. Jangan berpikir yang negatif ( jelek ), Selalu berpikir yang positif (baik).
#4. Segala kesulitan maupun kesusahan akan berakhir. sebesar apapun masalahnya akan selesai juga dengan berjalannya sang waktu. Seperti pepatah mengatakan " Tidak ada pesta yang tidak pernah berakhir. "
#5. Orang yang sukses 85% ditentukan dari sikap dan prilaku, 15% baru ditentukan ketrampilan. Jadi sikap kita dalam hidup ini sangatlah penting.
#6. Segala sesuatu berubah kita tidak perlu susah. Misalnya sekarang susahnya, selanjutnya pasti berubah menjadi senang. sekarang ada orang yang tidak senang pada kita, suatu saat nanti akan baik juga.
#7. Hukum tabur tuai, berarti berbuat baik akan mendapat hasil yang baik dan sebaliknya, seperti tanam padi, pasti panen padi. Ingatlah!!! Usahakan setiap saat selalu berbuat (tanam) kebaikan agar mendapatkan (panen) kebaikan. Jangan melakukan kejahatan. Dan jangan berharap mendapat balasan dari perbuatan baik yang telah kita lakukan.
#8. Kesehatan adalah paling penting. Jaga kesehatan kita dengan berolahraga, istirahat yang cukup dan jangan makan sembarangan.
#9. Hidup ini penuh dengan masalah, persoalan dan penderitaan. Jadi kita sudah tahu tidak mungkin selalu lancar dan tenang. Siapkan mental, tabah, sabar dan tenaga untuk menghadapinya. itulah kenyataan hidup yang harus dihadapi oleh setiap manusia.
#10. Masa depan seseorang sangat tergantung pada sikap dan buku-buku yang dibaca. Jadi membaca sangat penting dan menentukan masa depan seseorang.
#11. Jangan membicarakan kejelekan orang lain, karena kita akan dinilai jelek oleh orang yang mendengarkannya.
#12. Pergaulan sangat penting dan merupakan salah satu kunci sukses. Boleh bergaul dengan orang jahat maupun baik asal kita harus tahu diri dan jangan terpengaruh lingkungan. Lebihbaik lagi apabila kita bisa menuntun yang jahat ke jalan yang benar.
#13. Budi orang tua, tidak dapat dibayar dengan apapun juga. begitu juga dengan budi orang-orang yang telah membantu diri kita selama ini.
#14. Setiap manusia memiliki kelebihan dan kekurangan. Jadi jangan minder dengan kekurangan kita. dan jangan iri dengan kelebihan orang. hargailah dirimu apa adanya.
#15. Jangan mempertentangkan atau memperdebatkan hal-hal kecil yang tidak berguna dengan siapapun juga.
#16. Kunci kesuksesan dalam hidup ini, selalu bersemangat, berusaha, disiplin, sabar, bekerja keras, rajin berdoa dan banyak berbuat baik serta tidak boleh berputus asa.
#17. Jangan Menilai orang dari Harta (Kekayaan), penampilan ataupun kondisi fisik. Semua orang dilahirkan ke muka bumi ini dalam keadaan yang sama.
sumber : http://10507276.blog.unikom.ac.id/17-tips-kunci.sc
Sunday, April 10, 2011
Tada Kimi Wo Aishiteru
Pada suatu hari ada seorang gadis yang bernama hikari, ia hanya tinggal bersama kakeknya di sebuah desa kecil di kobe, dimana orang-orang menyebutnya desa sampah, karena di desa tersebut merupakan desa yang banyak sekali menimbun sampah sehingga disetiap jalan terdapat sampah yang berserakan. Tapi mau bagaimana lagi, hikari dan kakeknya tidak punya cukup banyak uang untuk pindah ke tempat yang lebih layak untuk ditempati.
Hikari sehari-hari bekerja sebagai tukang cari kayu bakar di hutan, selanjutnya kayu yang telah terkumpul banyak akan diserahkan langsung kepada pengelola kayu bakar untuk mendapatkan upah. Upah yang diperolehnya pun tak seberapa dengan kerjanya seharian penuh memunguti kayu bakar di hutan. Terkadang seharian ia hanya mendapatkan 5.000 rupiah, bahkan ia pernah sama sekali tidak diberi upah karena kerjanya lamban. Uang segitu mana cukup untuk memenuhi kebutuhannya dan kakeknya yang sering sakit-sakitan.
Suatu malam hikari bertekad untuk pergi ke kota Tokyo demi merubah nasibnya agar tidak terus-terusan sengsara. Dengan berbekal uang seadanya dan singkong rebus,ia dan kakeknya pun bergegas melakukan perjalanannya ke kota. Sesampainya di kota, hikari bingung harus melakukan apa untuk mendapatkan uang dan tempat tinggal. Karena kelelahan, ia dan kakeknya duduk di pinggir jalan raya. Saat sedang menyantap singkong rebus yang dibaawanya, tiba-tiba salah seorang dari pejalan kaki melemparkan kepingan uang dihadapannya. Ia pun tersentak kaget, dan langsung memungut uang tersebut lalu ia berlari mengejar orang yang melemparkan uang dihadapannya tadi.
“ hey, pak ini uang yang anda lemparkan tadi” kata hikari sambil menyodorkan kepingan uang kepada orang itu.
“ sudah ambil saja, kamu kan pengemis !!” jawabnya ketus.
“ tapi saya bukan pengemis pak...saya” lanjut hikari, belum sempat melanjutkan kata-katanya, orang berbadan tegap itu langsung pergi meninggalkan hikari.
Hikari menghela nafas panjang sambil memandangi kepingan uang logam itu. Hikari baru sadar kalau ia sejak tadi meninggalkan kakeknya sendirian di pinggir jalan. Secepat mungkin ia berlari menemui kakeknya. Akhirnya ia menemukan kakeknya, tapi ada 3 orang berbadan tegap dan bertato berusaha merampas uang yang ada didalam buntelan kain yang dibawanya dari desa. Dari kejauhan kakekpun berusaha melawan, tapi preman itu mendorong kakek dengan sangat keras sehingga kepalanya terbentur dan mengeluarkan darah. Hikaripun langsung berlari menghampiri kakeknya sambil menangis.
“ ya tuhan...kakek !!! kakek, bertahanlah....hikari akan cari bantuan “ keluh hikari seraya mengusap kening kakeknya yang berlumur darah.
Hikari berdiri di tengah jalan sambil berteriak-teriak meminta bantuan, dengan wajah pucat dan gugup hikari terus mencari orang yang bisa menolong kakeknya tapi tampaknya orang-orang disana tidak ada yang bergerak hatinya melihat orang yang sedang membutuhkan pertolangan. Akhirnya hikari berusaha keras membawa kakeknya dengan menggandengnya ke rumah sakit terdekat. Hikari terus cemas dan berharap agar kakenya bisa di sembuhkan di ruang tunggu ruma sakit. Dokter yang menangani kakeknya keluar dari UGD. Terlihat jelas dari raut wajah dokter itu berita yang tidak menyenangkan, bahwa kakeknya telah meninggal dunia. Spontan air mata terus mengalir dipipi hikari dan langsung menemui kakenya yang sudah terbaring kaku di tempat tidur.
“ kakek.....kenapa kakek ninggali hikari sendirian kek??? Kenapa??? Cuma kakek keluarga hikari satu-satunya, dan sekarang kakek ninggali hikari...hikari sama siapa kek?? Hikari sebatang kara...hiks hiks hiks...” keluh hikari di depan mayat kakeknya sambil menangis terisak-isak.
Merasa kasihan dokter dan pihak rumah sakit meringankan bebannya dengan meniadakan biaya administrasi. Kakeknya dimakamkan di tempat pemakaman massal. Hikari terus menutup matanya di depan makam almarhum kakek dan berusaha keras membayangkan kalau ini hanya mimpi, bahwa kakek masih hidup. Tapi setelah membuka mata, hikari kembali sedih dan meneteskan air matanya sambil mengelus-elus nisan kakek.
Tak terasa hari mulai gelap, ia terus berjalan tanpa arah dan tujuan yang jelas. Matanya menerawang ke atas langit yang gelap gulita, terus membayangkan sosok kakek yang disayanginya. Hikari tak pikir panjang lagi, pikirannya sudah kosong dan berdiri di tengah rel kereta api sambil tersenyum membayangkan ia akan bersama-sama dengan kakeknya. Saat kereta api akan melintas, tiba-tiba seorang pria bertubuh tegap langsung menarik hikari dari lintasan rel kereta api tersebut lalu memeluk hikari hingga kereta api telah melintas.
Hikari masih belum sadar dan masih menutup matanya. Ketika pria itu memanggil-manggilnya
“ nak, apa kamu baik-baik saja?” tanya pria itu sambil mengguncang-guncang tubuh hikari. Kemudian hikari membuka matanya, ternyata yang ada dihadapannya saat ini bukanlah sosok kakek yang disayanginya melaikan pria asing yang belum pernah ia kenal sebelumnya.
“ siapa anda?? Dimana kakek?? Dimana??” tanya hikari seraya melepaskan pelukan pria itu.
“ dimana kakekku?? Apakah anda ingin merampas kakek dariku lagi?? Aku sudah mati, jadi aku ingin bersama-sama dengan kakek!!! Jawab dimana kakekku???! “ lanjut hikari tanpa memberi kesempatan pria asing itu untuk berbicara.
Plakkkkk !!! sebuah tamparan yang keras mengenai pipi hikari. Ia pun langsung tersadar dan menangis.
“ nak, Hidupmu masih panjang! Jangan sia-siakan hidupmu dengan kamu membunuh dirimu sendiri, saya tau kamu sedang banyak masalah, tapi bukan seperti ini cara menyelesaikannya !” jelas pria asing itu menatap wajah hikari dengan tajam.
“ dimana rumahmu nak??” tanya pria itu lagi.
Hikari hanya menggeleng-gelengkan kepalanya.
“ kalau begitu, bagaimana kalau kamu ke rumah paman saja. Disana kamu bisa bekerja sebagai pelayan.”
Mendengar penuturan pria itu, hikari mengangguk-angguk ragu-ragu. Pria baik hati itu langsung membawa hikari menuju rumahnya yang mewah bagaikan istana. Sesampainya di kediaman pria tersebut, hikari langsung melongo melihat kemewahan seperti ini. Dilihatnya di depan pintu masuk sudah berbaris rapi para pelayan yang berjumlah 16 orang, dari kanan kiri ada 8 pelayan cowok cewek. Pria itu langsung mengajak hikari masuk kedalam rumahnya dengan sangat ramah. Di ruang keluarga sudah ditunggu oleh kedua putra tampannya yaitu Hikaru adalah kakak dan Hyde adalah adik. Ibu mereka telah lama meninggal sejak setelah melahirkan Hyde anak bungsu dari pak Fujiyama Matsumoto. Meskipun banyak gadis-gadis dari kalangan atas tertarik kepada ayah hikaru dan hyde, namun ayah mereka tidak ingin menikah lagi melainkan setia pada almarhumah istrinya dan merawat anak-anaknya yang kelak akan menjadi pewaris keluarga Matsumoto.
Hikaru langsung menyabut ayahnya dan hikari dengan ramah. Itu membuat hati hikari berdebar-debar. Lain halnya dengan hyde, sifatnya dingin dan egois. Para pelayannya saja sering di caci maki olehnya karena keegoisannya itu.
“ ayah dari mana sih?? Kenapa ayah membawa gadis kumuh ini?? Rumah kita nanti akan kotor!” tanya hyde dengan gaya khasnya melipat kedua tangannya didepan dada dengan ketus.
“ ayah tadi menemukannya di lintasan rel kereta api, ia tidak punya rumah. Mulai saat ini gadis ini akan tinggal bersama kita untuk membantu para pelayan lainnya.” Jelas ayah hyde dengan ramah.
“ owgh..begitu, jadi nama kamu siapa??” tanya hikaru dengan ramah.
“ na-na-nama saya Hikari...” jawab hikari terbata-bata.
“ wah...kebetulan sekali nama hikaru juga mempunyai arti yang sama dengan hikari yaitu “cahaya”.” Ungkap pak fujiyama gembira.
Terlihat jelas wajah hyde tidak senang dengan kehadiran hikari, namun ia tidak dapat berbuat apa-apa jika ayahnya sendiri yang bertindak.
Hikari dibawa kekamarnya dan pak fujiyama menyuruh pelayan wanita untuk membantu membersihkan tubuh hikari. setelah semuanya selesai hikari turun dari kamarnya dengan mengenakan dress maid yang dikenakan oleh pelayan lainnya. Ia sangat cantik mengenakan dress tersebut, sehingga membuat ayah dan anak-anak matsumoto terpana.
“ ehm...anu..apa saya terlihat aneh??” tanya hikari malu-malu.
“ wah...ternyata hikari memang cantik, mirip dengan almarhum istri saya” puji pak fujiyama.
“ ya hikari gadis yang manis ^_^” sambung hikaru.
Sebenarnya hyde juga merasakan apa yang dirasakan oleh ayah dan kakaknya itu, tapi karena rasa gengsinya yang lebih tinggi ia malah menjelek-jelekkan hikari. mendengar kata-kata hyde tadi, hikari tidak peduli kemudian langsung mengerjakan tugasnya sebagai pelayan.
Semenjak hikari tinggal dikediaman keluarga matsumoto, ia merasakan seperti mempunyai keluarga baru. Semua orang yang ada dirumah itu menyayanginya tetapi tidak dengan hyde, ia sombong, egois, dan sifatnya bikin jengkel terus.
Pada suatu malam, hikari yang berada didalam kamarnya berbicara sendiri sambil memandangi foto kakeknya. “ kakek, hikari senang sekali karena hikari menemukan keluarga baru. Semuanya sayang sama hikari terutama hikaru, putra pertama pak fujiyama. Dia orangnya baik hati, ramah kepada siapa saja dan hikari sayang sama hikaru kek.....beda dengan saudaranya hyde! Dia orangnya dingin, sombong, egois teruss suka marah-marah lagi...hikari aja pernah dijelek-jelekkannya. Dia itu memperlakukan hikari seperti laki-laki kek...masa’ hikari pernah disuruh menebang pohon yang ada dihalaman belakang rumah,,lelah sekali rasanya kek, hikari sampai mau pingsan mengangkat pohon segede itu...hyde malah tertawa terbahak-bahak. Sebel sih rasanya, tapi hikari juga suka waktu hyde tertawa seperti itu, soalnya baru pertama kalinya dia menampakkan wajah bahagianya. Hem...sudah dulu kek ya, nanti hikari cerita lagi yang menyenagkan. Hikari sayang kakek muuach!!” ungkap hikari pada foto almarhum kakeknya sambil tersenyum dan mencium foto tersebut.
Ia tidak sadar bahwa dari tadi hyde yang tidak sengaja lewat didepan kamarnya mendengar semua penuturan hikari. awalnya ia kesal saat namanya dimasukkan dalam daftar orang yang menjengkelkan, tetapi saat hikari berkata “suka” saat ia tertawa, wajah hyde langsung memerah malu. Kemudian ia mengetuk pintu hikari seraya menyuruh hikari untuk tidur jangan terlalu malam. Mendengar apa yang dikatakan hyde, hikari sempat tidak percaya dengan apa yang didengarnya barusan. Lantas hikari mencubit-cubit pipinya lalu berkata apakah ini nyata? Seorang hyde bisa juga peduli padanya, padahal dari awal hyde nggak pernah peduli setengah mati dengan hikari. melihat tingkah hikari yang aneh itu hyde langsung berkata, “ sudahlah lupakan !! sekarang kamu tidur bawel !! jangan GR ya....huh!!!” sangkal hyde dengan kata-katanya.
Padahal wajah yang tadinya ramah, tiba-tiba kembali jadi monster galak yang egois !! huh....setelah itu hyde menutup pintu kamar hikari dan kembali kekamarnya, tanpa ia sadari ternyata ia tersenyum sendiri dan itu membuat kakaknya, hikaru aneh melihat tingkah laku hyde setelah dari kamar hikari.
Keesokan harinya pak fujiyama mengumumkan bahwa nanti malam ulang tahun hyde akan dirayakan dengan mengundang 5000 tamu undangan dari kalangan elit semua. Mendengar hal itu, hikari yang sedang asyik-asyiknya menyantap roti panggang tersedak. Semuanya langsung kaget melihat hikari tersedak lalu hikaru mengambilkannya air minum untuk menghilangkan sedakannya.
“ maaf pak, apa tidak kebanyakan mengundang 5000 orang?? Kalau bisa undang tamu secukupnya saja, kalau banyak yang tidak datang kan mubazir hehehe” usul hikari sambil nyengir.
Mendengar usulan hikari, semunya terdiam sesaat. Lalu pak fujiyama langsung menyetujui usulan dari hikari. dan disepakati akan mengundang tamu-tamu penting saja. Termasuk teman lama ayah hyde bersama putrinya mellisa yang bermaksud akan ditunangkan dengan hyde.
Acara pun dilangsungkan. Pak fujiyama menyuruh hikari memakai gaun yang dibelikannya untuk acara pesta ulang tahun hyde, namun hikari tidak memakainya karena menurutnya gaun itu terlalu indah dan mewah, jadi ia pikir tidak cocok untuk memakainya. Hikari lebih suka memakai pakaian maid (pelayan). Melihat hikari tidak mengenakan gaun yang diberikan ayah hyde, beliau sedikit kecewa namun setelah mendengar penuturan hikari, pak fujiyama tersenyum dan mengelus-elus rambut hikari. dan mengikuti kemauannya.
Hikari sibuk melayani para tamu dengan baik sementara hyde selalu berwajah masam saat didampingi oleh mellisa putri teman ayahnya hyde yang datang dari london. Mellisa berusaha mengajak ngobrol hyde, tapi responnya hanya datar. Ketika hikari datang menghampirinya untuk menawarkan minuman, wajah hyde yang tadinya masam kini sejak hikari datang wajahnya langsung berubah tersipu malu. Untuk menutupi gengsinya ia langsung memarahi hikari karena lama sekali melayaninya.
“ Hikari!! kemana saja kamu?? Kenapa lama sekali?? Kamu sengaja ya buat aku mati kehausan??sana cepat ambilkan minuman untukku dan tamuku ini!” bentak hyde main-main seraya mencubit pipi hikari.
Melihat tingkah laku hyde saat bersamanya, wajahnya terlihat masam tetapi saat gadis pelayan itu datang wajahnya langsung berubah gembira. Mellisa langsung bertanya kepada hyde tentang gadis itu, tapi hyde tak menjawab pertanyaan dari mellisa dan langsung pergi meninggalkan mellisa yang masih penasaran dengan gadis pelayan itu. Mellisa merasa terhina karena telah diacuhkan oleh hyde, lalu mengadukannya pada mamanya. Ternyata ibu dan anak itu telah membuat rencana licik untuk menguasai harta kekayaan keluarga matsumoto dengan cara menikahkan putrinya dengan putra bungsu fujiyama matsumoto. Setelah berhasil menikahkan putrinya, mereka akan menyusun rencana-rencana jahatnya untuk menguasai harta keluarga matsumoto.
Saat sedang berjalan kedapur, hikari tidak sengaja mendengar pembicaraan teman lama pak fujiyama rencana jahat untuk menguasai harta keluarga matsumoto. Spontan hikari tersentak kaget tidak percaya apa yang barusan didengarnya. Tapi hikari berusaha menyembunyikan hal tersebut pada keluarga matsumoto, karena kalau ia ceritakan kepada pak fujiyama, disangka ia hanya mengada ada tanpa bukti terlebih dahulu.
Hikari kembali melanjutkan tugasnya melayani para tamu. Ayah hikaru dan hyde mengumpulkan semua orang untuk mendengarkan pengumumannya yang akan mengejutkan semua orang terutama hyde, hikaru, dan hikari.
“ perhatian semua para tamu, saya selaku kepala keluarga, fujiyama matsumoto di acara pesta ulang tahun putra bungsu saya hyde matsumoto, akan mengumumkan bahwa hyde akan saya tunangkan dengan mellisa yaitu putri tunggal teman lama saya elizabeth dari london.” Begitu ungkapan pak fujiyama.
Semuanya tersentak kaget senang tetapi tidak dengan hyde, hyde tau persis watak ibu anak yang akan di tunangkan kepadanya. Namun, hikari berbeda. Ia langsung mengucapkan selamat kepada hyde atas akan pertunangannya dengan mellisa. Hyde kaget mendengar ucapan hikari, dan langsung melepaskan genggaman tangan hikari. kemudian pak fujiyama mengumumkan satu berita bahagia lagi, yang makin membuat hyde terkejut.
“ saya akan menjodohkan putra pertama saya, hikaru matsumoto dengan putri angkat saya, Hikari. sekian berita bahagia dari saya, silakan hidangannya kembali dinikmati.” Tutur pak fujiyama dengan hati yang gembira.
Hikari masih tidak percaya apa yang dikatan pak fujiyama, kalau dirinya akan menikah dengan Hikaru Matsumoto. Namun hikaru tidak keberatan dengan pertunangan tersebut, justru membuatnya bahagia.
Hari pernikahan telah ditetapkan, kali ini ayahnya menetapkan pernikahan hikaru duluan, karena ia lebih tua setahun dibanding hyde. Segala kebutuhan dan perlengkapan untuk pernikahan hikari dan hikaru dalam waktu dekat ini. Hal ini membuat hati hikari cemas, apakah ia yakin dengan calon suaminya kelak???. Disisi lain hyde bimbang dan terus kepikiran soal pernikahan hikari dan hikaru. Ternyata ia mengakui bahwa ia mencintai hikari dan tidak rela jika orang lain yang akan mendampingi hidupnya sebagai suami.
Ketika hikari pergi keluar rumah untuk mencari udara segar sekaligus menenagkan pikirannya, tiba-tiba ia melihat seorang pemuda yang sedang tiduran di rerumputan yang hijau. Hikari langsung mengenali sosok pemuda itu yang tidak lain adalah hyde. Ia langsung menghampirinya. Saat hyde membuka matanya, hyde tersentak kaget ternyata yang ada di depan wajahnya saat ini adalah hikari, gadis yang ada dalam bayangannya.
“ apa-apaan sih kamu ini!! Kamu senang ya lihat saya jantungan!!” kata hyde seraya bangkit dari tidurnya lalu duduk.
“ hahahahaha...ternyata hyde lucu ya kalau sedang tidur ^_^” jawab hikari sambil tersenyum. Mendengar penuturan hikari, wajah hyde langsung memerah malu.
“ apaan sih kamu ! lucu-lucu memangnya saya badut apa??” bantah hyde.
“ hahahaha...ya nggaklah, masa’ kakak angkatku yang tampan ini mirip badut sih.” Lanjut hikari. yang sempat membuat hyde hampir pingsan karena dibilang tampan oleh hikari.
“ udah ah..kamu ngapain kesini?? Jangan-jangan kamu buntuti saya ya?”
“ enak aja...tadi aku Cuma jalan-jalan aja kuk’z tapi lihat hyde ada disini, jadi ikutan kesini deh hehehehehehe”
“ huft...kirain buntuti saya,,hikari..hikari...kamu emang manis hahaha ups...:-x” tanpa sadar hyde kelepasan ngomong kalau selama ini ia juga sangat mengagumi hikari yang manis dan lucu.
“ hah?? Apa??? Aku nggak salah dengar kan?? Coba sekali lagi katakan, tadi nggak jelas loh..” sangkal hikari.
“ ah sudahlah nggak papa lupakan !!”
“ ah bohong....tadi bilang hikari manis kan, hehehehehe ternyata hyde mengagumiku juga >//< duh jadi malu kan”
Hyde hanya menggeleng-geleng terpaksa. Tiba-tiba hyde langsung memeluk hikari dengan erat.
“ hikari, mungkin sudah terlambat bagiku untuk ngungkapkannya sekarang, tapi ini kesempatan terakhirku untuk bilang kalau aku......” ungkap hyde seraya mencium kening hikari dengan kata-kata yang masih menggantung, lalu hyde pergi meninggalkan hikari.
Hikari hanya bengong sambil mengelus-elus keningnya. Tidak percaya apa yang dilakukan oleh hyde untuk pertama kalinya. Tapi hikari masih tidak paham dengan kata-kata yang sempat menggantung itu. Ia berusaha bertanya pada hyde, apa kata-kata selanjutnya yang belum sempat ia katakan. Dimana hyde berada, hikari selalu mengikutinya. Saat hyde akan tidur, saat sarapan, bahkan saat mandipun ia menanyakannya. Hyde pikir hikari sudah paham dengan perasaannya, tapi bodohnya bener-bener nggak ketolongan.
Sampai tiba acara pernikahan hikaru dan hikari. namun hikari belum juga menemukan kata-kata yang tergantung itu. Ia sangat manis mengenakan gaun pengantin berwarna putih dengan dihiasi bunga mawar putih digaunnya. Hyde hanya tersenyum melihatnya akan bersanding dengan orang lain, yaitu dengan kakaknya sendiri. Apakah ia mampu untuk melihat orang yang dicintainya itu akan menikah dengan kakaknya sendiri??
Hikaru terlihat sangat tampan dan dewasa mengenakan jas yang dihiasi mawar putih yang ada disakunya. Begitupun dengan ayah hikaru, ia sangat bahagia melihat putranya akan menikah dan tidak sabar untuk menimang cucu.
Ketika ijab qabul akan dilaksanakan, hikari dengan wajah yang cemas dan murung melihat kearah hyde terus, seakan-akan ia tidak ingin menikah dengan hikaru. Hyde pun begitu, ia tak bisa berbuat banyak. Hanya bisa melihatnya akan menjadi kakak iparnya. Tanpa ia sadari hyde meneteskan air mata. Tampaknya hikaru mengerti akan perasaan hyde dan hikari, ia bukanlah orang yang tega merebut orang yang dicintai adiknya sendiri kemudian hikaru membatalkan pernikahannya dengan hikari.
“ tunggu, saya keberatan dengan pernikahan ini!! Jadi, pernikahan ini dibatalkan” tandas hikaru dengan tegas.
Mendengar pernyataan hikaru, semuanya tersentak kaget terutama ayahnya fujiyama matsumoto.
“ apa-apaan kamu hikaru?!! Kamu mau membuat malu keluarga kita apa?!! “ tanya ayahnya dengan nada marah.
“ bukan seperti itu ayah, saya membatalkan pernikahan ini karena saya tidak ingin menyakiti hati saudara saya sendiri. Ayah sendiri yang mengajarkan kepada saya, “jangan merebut milik orang lain apapun itu” nah, saya rasa hikari adalah milik hyde dan saya tidak berhak untuk memiliki hikari.” jelas hikaru dengan bijaksana.
Tiba-tiba salah seorang tidak setuju dengan pendapat hikaru, dia tidak lain adalah nyonya elizabeth dan putrinya mellisa.
“ ini tidak boleh terjadi ! karena hyde akan menikah dengan putri saya mellisa” tandas nyonya eliza sambil menunjuk-nunjuk putrinya.
“ ah..iya saya baru ingat, pernikahan hyde dan mellisa akan dibatalkan karena saya tahu kalau anda hanya ingin mengusai harta ayah saya setelah menikahkan putri anda dengan adik saya kan!! Kalau saudara semua tidak percaya, saya punya bukitanya. Pembicaraan yang telah direkam oleh pelayan setia saya pak tanaka.” Lanjut hikaru memojokkan nyonya elizabeth dan mellisa.
“ tunggu itu semua tidak benar !! kami hanya difitnah !! “ nyonya eliza mati-matian menyangkal rencana yang akan dijalankannya tersebut. Berusaha keras ia memohon-mohon pada pak fujiyama agar dia percaya, namun ia diam saja dan langsung menyuruh pengawal untuk membawanya ke kantor polisi.
Ayah hikaru pun bangga dengan putranya itu, dan beliau sangat merasa bersalah, nyaris saja ia akan memisahkan orang yang saling mencintai.
“ oke hadirin sekalian, tadi hanyalah salah paham diantara keluarga kami. Pernikahan akan tetap dilanjutkan tetapi mempelai prianya adalah hyde, adik saya satu-satunya” ungkap hikaru melepaskan jasnya, lalu memakaikannya ke tubuh hyde.
Dan akhirnya hikari dan hyde melangsungkan pernikahan yang tidak mereka duga sama sekali, namun keduanya terlihat sangat bahagia. Begitu pula ayahnya dan hikaru, mereka bahagia melihat hyde & hikari bahagia.
“ kak, arigatou ne !! kak hikaru memang kakak yang tebaik..:D” ungkap hyde setelah akad nikahnya dengan hikari.
“ yah...untung saja kamu adikku yang ku sayang, coba kalau tidak...pasti aku sudah menikah dengan hikari hahahaha” goda hikaru.
“ ayah, aku bahagia sekali ayah juga merestui aku dan hikari,,ehm......ayah ingin sekali menimang cucu kan?? Ayah mau berapa cucu, sebutkan saja? Hahaha” bisik hyde kepada ayahnya.
Hikari yang mendengar apa yang dikatakan hyde langsung mencubit pinggang hyde karena sangat malu, membicarakan hal itu kepada mereka. Rumah itupun dipenuhi dengan tawa suasana bahagia.
“ ehm...waktu itu aku masih penasaran dengan apa yang hyde katakan” tanya hikari memotong pembicaraan.
“ yang mana ? sudah lupa tuh!” jawab hyde belagak lupa.
“ itu loh yang waktu di rerumputan yang luas banget, ah...sudahlah paling hyde sudah lupa huft!!”
“ nggak lupa tuh !! mau dengar?? aku mencintaimu sampai detak jantungku berhenti...” bisik hyde dengan lembut ditelinga hikari.
“ ah...aku juga mencintaimu sampai keubun-ubunku hehehehe” ungkap hikari.
“ ehm...kalau begitu aku mau kita punya maksimal 11 anak, minimal 6 anak ya biar ayah ada yang menemani hehehehe” bisik hyde merayu hikari.
“ eh...mana bisa begitu >//<” jawab hikari malu.
“ ya harus bisa dunk’z” tambah hyde terus menggoda hikari.
Beberapa tahun setelah pernikahan hyde dan hikari, mereka dikaruniai 6 orang anak. 5 anak laki-laki dan 1 anak perempuan. Yaitu shin matsumoto, yuu matsumoto, takeru matsumoto, rito matsumoto, reno matsumoto, dan erika matsumoto. Itu adalah keluarga besar matsumoto ^_^.
Hikaru pun tidak mau kalah dengan hyde, ia juga mempunyai 5 orang anak dari hasil pernikahannya dengan gadis bangsawan london saat ia bekerja di london.
Sejak saat itu keluarga mereka selalu ramai dipenuhi dengan suara tangis dan tawa anak-anak. Dan mereka semua hidup bahagia selamanya ^____^.
*The End *
Hikari sehari-hari bekerja sebagai tukang cari kayu bakar di hutan, selanjutnya kayu yang telah terkumpul banyak akan diserahkan langsung kepada pengelola kayu bakar untuk mendapatkan upah. Upah yang diperolehnya pun tak seberapa dengan kerjanya seharian penuh memunguti kayu bakar di hutan. Terkadang seharian ia hanya mendapatkan 5.000 rupiah, bahkan ia pernah sama sekali tidak diberi upah karena kerjanya lamban. Uang segitu mana cukup untuk memenuhi kebutuhannya dan kakeknya yang sering sakit-sakitan.
Suatu malam hikari bertekad untuk pergi ke kota Tokyo demi merubah nasibnya agar tidak terus-terusan sengsara. Dengan berbekal uang seadanya dan singkong rebus,ia dan kakeknya pun bergegas melakukan perjalanannya ke kota. Sesampainya di kota, hikari bingung harus melakukan apa untuk mendapatkan uang dan tempat tinggal. Karena kelelahan, ia dan kakeknya duduk di pinggir jalan raya. Saat sedang menyantap singkong rebus yang dibaawanya, tiba-tiba salah seorang dari pejalan kaki melemparkan kepingan uang dihadapannya. Ia pun tersentak kaget, dan langsung memungut uang tersebut lalu ia berlari mengejar orang yang melemparkan uang dihadapannya tadi.
“ hey, pak ini uang yang anda lemparkan tadi” kata hikari sambil menyodorkan kepingan uang kepada orang itu.
“ sudah ambil saja, kamu kan pengemis !!” jawabnya ketus.
“ tapi saya bukan pengemis pak...saya” lanjut hikari, belum sempat melanjutkan kata-katanya, orang berbadan tegap itu langsung pergi meninggalkan hikari.
Hikari menghela nafas panjang sambil memandangi kepingan uang logam itu. Hikari baru sadar kalau ia sejak tadi meninggalkan kakeknya sendirian di pinggir jalan. Secepat mungkin ia berlari menemui kakeknya. Akhirnya ia menemukan kakeknya, tapi ada 3 orang berbadan tegap dan bertato berusaha merampas uang yang ada didalam buntelan kain yang dibawanya dari desa. Dari kejauhan kakekpun berusaha melawan, tapi preman itu mendorong kakek dengan sangat keras sehingga kepalanya terbentur dan mengeluarkan darah. Hikaripun langsung berlari menghampiri kakeknya sambil menangis.
“ ya tuhan...kakek !!! kakek, bertahanlah....hikari akan cari bantuan “ keluh hikari seraya mengusap kening kakeknya yang berlumur darah.
Hikari berdiri di tengah jalan sambil berteriak-teriak meminta bantuan, dengan wajah pucat dan gugup hikari terus mencari orang yang bisa menolong kakeknya tapi tampaknya orang-orang disana tidak ada yang bergerak hatinya melihat orang yang sedang membutuhkan pertolangan. Akhirnya hikari berusaha keras membawa kakeknya dengan menggandengnya ke rumah sakit terdekat. Hikari terus cemas dan berharap agar kakenya bisa di sembuhkan di ruang tunggu ruma sakit. Dokter yang menangani kakeknya keluar dari UGD. Terlihat jelas dari raut wajah dokter itu berita yang tidak menyenangkan, bahwa kakeknya telah meninggal dunia. Spontan air mata terus mengalir dipipi hikari dan langsung menemui kakenya yang sudah terbaring kaku di tempat tidur.
“ kakek.....kenapa kakek ninggali hikari sendirian kek??? Kenapa??? Cuma kakek keluarga hikari satu-satunya, dan sekarang kakek ninggali hikari...hikari sama siapa kek?? Hikari sebatang kara...hiks hiks hiks...” keluh hikari di depan mayat kakeknya sambil menangis terisak-isak.
Merasa kasihan dokter dan pihak rumah sakit meringankan bebannya dengan meniadakan biaya administrasi. Kakeknya dimakamkan di tempat pemakaman massal. Hikari terus menutup matanya di depan makam almarhum kakek dan berusaha keras membayangkan kalau ini hanya mimpi, bahwa kakek masih hidup. Tapi setelah membuka mata, hikari kembali sedih dan meneteskan air matanya sambil mengelus-elus nisan kakek.
Tak terasa hari mulai gelap, ia terus berjalan tanpa arah dan tujuan yang jelas. Matanya menerawang ke atas langit yang gelap gulita, terus membayangkan sosok kakek yang disayanginya. Hikari tak pikir panjang lagi, pikirannya sudah kosong dan berdiri di tengah rel kereta api sambil tersenyum membayangkan ia akan bersama-sama dengan kakeknya. Saat kereta api akan melintas, tiba-tiba seorang pria bertubuh tegap langsung menarik hikari dari lintasan rel kereta api tersebut lalu memeluk hikari hingga kereta api telah melintas.
Hikari masih belum sadar dan masih menutup matanya. Ketika pria itu memanggil-manggilnya
“ nak, apa kamu baik-baik saja?” tanya pria itu sambil mengguncang-guncang tubuh hikari. Kemudian hikari membuka matanya, ternyata yang ada dihadapannya saat ini bukanlah sosok kakek yang disayanginya melaikan pria asing yang belum pernah ia kenal sebelumnya.
“ siapa anda?? Dimana kakek?? Dimana??” tanya hikari seraya melepaskan pelukan pria itu.
“ dimana kakekku?? Apakah anda ingin merampas kakek dariku lagi?? Aku sudah mati, jadi aku ingin bersama-sama dengan kakek!!! Jawab dimana kakekku???! “ lanjut hikari tanpa memberi kesempatan pria asing itu untuk berbicara.
Plakkkkk !!! sebuah tamparan yang keras mengenai pipi hikari. Ia pun langsung tersadar dan menangis.
“ nak, Hidupmu masih panjang! Jangan sia-siakan hidupmu dengan kamu membunuh dirimu sendiri, saya tau kamu sedang banyak masalah, tapi bukan seperti ini cara menyelesaikannya !” jelas pria asing itu menatap wajah hikari dengan tajam.
“ dimana rumahmu nak??” tanya pria itu lagi.
Hikari hanya menggeleng-gelengkan kepalanya.
“ kalau begitu, bagaimana kalau kamu ke rumah paman saja. Disana kamu bisa bekerja sebagai pelayan.”
Mendengar penuturan pria itu, hikari mengangguk-angguk ragu-ragu. Pria baik hati itu langsung membawa hikari menuju rumahnya yang mewah bagaikan istana. Sesampainya di kediaman pria tersebut, hikari langsung melongo melihat kemewahan seperti ini. Dilihatnya di depan pintu masuk sudah berbaris rapi para pelayan yang berjumlah 16 orang, dari kanan kiri ada 8 pelayan cowok cewek. Pria itu langsung mengajak hikari masuk kedalam rumahnya dengan sangat ramah. Di ruang keluarga sudah ditunggu oleh kedua putra tampannya yaitu Hikaru adalah kakak dan Hyde adalah adik. Ibu mereka telah lama meninggal sejak setelah melahirkan Hyde anak bungsu dari pak Fujiyama Matsumoto. Meskipun banyak gadis-gadis dari kalangan atas tertarik kepada ayah hikaru dan hyde, namun ayah mereka tidak ingin menikah lagi melainkan setia pada almarhumah istrinya dan merawat anak-anaknya yang kelak akan menjadi pewaris keluarga Matsumoto.
Hikaru langsung menyabut ayahnya dan hikari dengan ramah. Itu membuat hati hikari berdebar-debar. Lain halnya dengan hyde, sifatnya dingin dan egois. Para pelayannya saja sering di caci maki olehnya karena keegoisannya itu.
“ ayah dari mana sih?? Kenapa ayah membawa gadis kumuh ini?? Rumah kita nanti akan kotor!” tanya hyde dengan gaya khasnya melipat kedua tangannya didepan dada dengan ketus.
“ ayah tadi menemukannya di lintasan rel kereta api, ia tidak punya rumah. Mulai saat ini gadis ini akan tinggal bersama kita untuk membantu para pelayan lainnya.” Jelas ayah hyde dengan ramah.
“ owgh..begitu, jadi nama kamu siapa??” tanya hikaru dengan ramah.
“ na-na-nama saya Hikari...” jawab hikari terbata-bata.
“ wah...kebetulan sekali nama hikaru juga mempunyai arti yang sama dengan hikari yaitu “cahaya”.” Ungkap pak fujiyama gembira.
Terlihat jelas wajah hyde tidak senang dengan kehadiran hikari, namun ia tidak dapat berbuat apa-apa jika ayahnya sendiri yang bertindak.
Hikari dibawa kekamarnya dan pak fujiyama menyuruh pelayan wanita untuk membantu membersihkan tubuh hikari. setelah semuanya selesai hikari turun dari kamarnya dengan mengenakan dress maid yang dikenakan oleh pelayan lainnya. Ia sangat cantik mengenakan dress tersebut, sehingga membuat ayah dan anak-anak matsumoto terpana.
“ ehm...anu..apa saya terlihat aneh??” tanya hikari malu-malu.
“ wah...ternyata hikari memang cantik, mirip dengan almarhum istri saya” puji pak fujiyama.
“ ya hikari gadis yang manis ^_^” sambung hikaru.
Sebenarnya hyde juga merasakan apa yang dirasakan oleh ayah dan kakaknya itu, tapi karena rasa gengsinya yang lebih tinggi ia malah menjelek-jelekkan hikari. mendengar kata-kata hyde tadi, hikari tidak peduli kemudian langsung mengerjakan tugasnya sebagai pelayan.
Semenjak hikari tinggal dikediaman keluarga matsumoto, ia merasakan seperti mempunyai keluarga baru. Semua orang yang ada dirumah itu menyayanginya tetapi tidak dengan hyde, ia sombong, egois, dan sifatnya bikin jengkel terus.
Pada suatu malam, hikari yang berada didalam kamarnya berbicara sendiri sambil memandangi foto kakeknya. “ kakek, hikari senang sekali karena hikari menemukan keluarga baru. Semuanya sayang sama hikari terutama hikaru, putra pertama pak fujiyama. Dia orangnya baik hati, ramah kepada siapa saja dan hikari sayang sama hikaru kek.....beda dengan saudaranya hyde! Dia orangnya dingin, sombong, egois teruss suka marah-marah lagi...hikari aja pernah dijelek-jelekkannya. Dia itu memperlakukan hikari seperti laki-laki kek...masa’ hikari pernah disuruh menebang pohon yang ada dihalaman belakang rumah,,lelah sekali rasanya kek, hikari sampai mau pingsan mengangkat pohon segede itu...hyde malah tertawa terbahak-bahak. Sebel sih rasanya, tapi hikari juga suka waktu hyde tertawa seperti itu, soalnya baru pertama kalinya dia menampakkan wajah bahagianya. Hem...sudah dulu kek ya, nanti hikari cerita lagi yang menyenagkan. Hikari sayang kakek muuach!!” ungkap hikari pada foto almarhum kakeknya sambil tersenyum dan mencium foto tersebut.
Ia tidak sadar bahwa dari tadi hyde yang tidak sengaja lewat didepan kamarnya mendengar semua penuturan hikari. awalnya ia kesal saat namanya dimasukkan dalam daftar orang yang menjengkelkan, tetapi saat hikari berkata “suka” saat ia tertawa, wajah hyde langsung memerah malu. Kemudian ia mengetuk pintu hikari seraya menyuruh hikari untuk tidur jangan terlalu malam. Mendengar apa yang dikatakan hyde, hikari sempat tidak percaya dengan apa yang didengarnya barusan. Lantas hikari mencubit-cubit pipinya lalu berkata apakah ini nyata? Seorang hyde bisa juga peduli padanya, padahal dari awal hyde nggak pernah peduli setengah mati dengan hikari. melihat tingkah hikari yang aneh itu hyde langsung berkata, “ sudahlah lupakan !! sekarang kamu tidur bawel !! jangan GR ya....huh!!!” sangkal hyde dengan kata-katanya.
Padahal wajah yang tadinya ramah, tiba-tiba kembali jadi monster galak yang egois !! huh....setelah itu hyde menutup pintu kamar hikari dan kembali kekamarnya, tanpa ia sadari ternyata ia tersenyum sendiri dan itu membuat kakaknya, hikaru aneh melihat tingkah laku hyde setelah dari kamar hikari.
Keesokan harinya pak fujiyama mengumumkan bahwa nanti malam ulang tahun hyde akan dirayakan dengan mengundang 5000 tamu undangan dari kalangan elit semua. Mendengar hal itu, hikari yang sedang asyik-asyiknya menyantap roti panggang tersedak. Semuanya langsung kaget melihat hikari tersedak lalu hikaru mengambilkannya air minum untuk menghilangkan sedakannya.
“ maaf pak, apa tidak kebanyakan mengundang 5000 orang?? Kalau bisa undang tamu secukupnya saja, kalau banyak yang tidak datang kan mubazir hehehe” usul hikari sambil nyengir.
Mendengar usulan hikari, semunya terdiam sesaat. Lalu pak fujiyama langsung menyetujui usulan dari hikari. dan disepakati akan mengundang tamu-tamu penting saja. Termasuk teman lama ayah hyde bersama putrinya mellisa yang bermaksud akan ditunangkan dengan hyde.
Acara pun dilangsungkan. Pak fujiyama menyuruh hikari memakai gaun yang dibelikannya untuk acara pesta ulang tahun hyde, namun hikari tidak memakainya karena menurutnya gaun itu terlalu indah dan mewah, jadi ia pikir tidak cocok untuk memakainya. Hikari lebih suka memakai pakaian maid (pelayan). Melihat hikari tidak mengenakan gaun yang diberikan ayah hyde, beliau sedikit kecewa namun setelah mendengar penuturan hikari, pak fujiyama tersenyum dan mengelus-elus rambut hikari. dan mengikuti kemauannya.
Hikari sibuk melayani para tamu dengan baik sementara hyde selalu berwajah masam saat didampingi oleh mellisa putri teman ayahnya hyde yang datang dari london. Mellisa berusaha mengajak ngobrol hyde, tapi responnya hanya datar. Ketika hikari datang menghampirinya untuk menawarkan minuman, wajah hyde yang tadinya masam kini sejak hikari datang wajahnya langsung berubah tersipu malu. Untuk menutupi gengsinya ia langsung memarahi hikari karena lama sekali melayaninya.
“ Hikari!! kemana saja kamu?? Kenapa lama sekali?? Kamu sengaja ya buat aku mati kehausan??sana cepat ambilkan minuman untukku dan tamuku ini!” bentak hyde main-main seraya mencubit pipi hikari.
Melihat tingkah laku hyde saat bersamanya, wajahnya terlihat masam tetapi saat gadis pelayan itu datang wajahnya langsung berubah gembira. Mellisa langsung bertanya kepada hyde tentang gadis itu, tapi hyde tak menjawab pertanyaan dari mellisa dan langsung pergi meninggalkan mellisa yang masih penasaran dengan gadis pelayan itu. Mellisa merasa terhina karena telah diacuhkan oleh hyde, lalu mengadukannya pada mamanya. Ternyata ibu dan anak itu telah membuat rencana licik untuk menguasai harta kekayaan keluarga matsumoto dengan cara menikahkan putrinya dengan putra bungsu fujiyama matsumoto. Setelah berhasil menikahkan putrinya, mereka akan menyusun rencana-rencana jahatnya untuk menguasai harta keluarga matsumoto.
Saat sedang berjalan kedapur, hikari tidak sengaja mendengar pembicaraan teman lama pak fujiyama rencana jahat untuk menguasai harta keluarga matsumoto. Spontan hikari tersentak kaget tidak percaya apa yang barusan didengarnya. Tapi hikari berusaha menyembunyikan hal tersebut pada keluarga matsumoto, karena kalau ia ceritakan kepada pak fujiyama, disangka ia hanya mengada ada tanpa bukti terlebih dahulu.
Hikari kembali melanjutkan tugasnya melayani para tamu. Ayah hikaru dan hyde mengumpulkan semua orang untuk mendengarkan pengumumannya yang akan mengejutkan semua orang terutama hyde, hikaru, dan hikari.
“ perhatian semua para tamu, saya selaku kepala keluarga, fujiyama matsumoto di acara pesta ulang tahun putra bungsu saya hyde matsumoto, akan mengumumkan bahwa hyde akan saya tunangkan dengan mellisa yaitu putri tunggal teman lama saya elizabeth dari london.” Begitu ungkapan pak fujiyama.
Semuanya tersentak kaget senang tetapi tidak dengan hyde, hyde tau persis watak ibu anak yang akan di tunangkan kepadanya. Namun, hikari berbeda. Ia langsung mengucapkan selamat kepada hyde atas akan pertunangannya dengan mellisa. Hyde kaget mendengar ucapan hikari, dan langsung melepaskan genggaman tangan hikari. kemudian pak fujiyama mengumumkan satu berita bahagia lagi, yang makin membuat hyde terkejut.
“ saya akan menjodohkan putra pertama saya, hikaru matsumoto dengan putri angkat saya, Hikari. sekian berita bahagia dari saya, silakan hidangannya kembali dinikmati.” Tutur pak fujiyama dengan hati yang gembira.
Hikari masih tidak percaya apa yang dikatan pak fujiyama, kalau dirinya akan menikah dengan Hikaru Matsumoto. Namun hikaru tidak keberatan dengan pertunangan tersebut, justru membuatnya bahagia.
Hari pernikahan telah ditetapkan, kali ini ayahnya menetapkan pernikahan hikaru duluan, karena ia lebih tua setahun dibanding hyde. Segala kebutuhan dan perlengkapan untuk pernikahan hikari dan hikaru dalam waktu dekat ini. Hal ini membuat hati hikari cemas, apakah ia yakin dengan calon suaminya kelak???. Disisi lain hyde bimbang dan terus kepikiran soal pernikahan hikari dan hikaru. Ternyata ia mengakui bahwa ia mencintai hikari dan tidak rela jika orang lain yang akan mendampingi hidupnya sebagai suami.
Ketika hikari pergi keluar rumah untuk mencari udara segar sekaligus menenagkan pikirannya, tiba-tiba ia melihat seorang pemuda yang sedang tiduran di rerumputan yang hijau. Hikari langsung mengenali sosok pemuda itu yang tidak lain adalah hyde. Ia langsung menghampirinya. Saat hyde membuka matanya, hyde tersentak kaget ternyata yang ada di depan wajahnya saat ini adalah hikari, gadis yang ada dalam bayangannya.
“ apa-apaan sih kamu ini!! Kamu senang ya lihat saya jantungan!!” kata hyde seraya bangkit dari tidurnya lalu duduk.
“ hahahahaha...ternyata hyde lucu ya kalau sedang tidur ^_^” jawab hikari sambil tersenyum. Mendengar penuturan hikari, wajah hyde langsung memerah malu.
“ apaan sih kamu ! lucu-lucu memangnya saya badut apa??” bantah hyde.
“ hahahaha...ya nggaklah, masa’ kakak angkatku yang tampan ini mirip badut sih.” Lanjut hikari. yang sempat membuat hyde hampir pingsan karena dibilang tampan oleh hikari.
“ udah ah..kamu ngapain kesini?? Jangan-jangan kamu buntuti saya ya?”
“ enak aja...tadi aku Cuma jalan-jalan aja kuk’z tapi lihat hyde ada disini, jadi ikutan kesini deh hehehehehehe”
“ huft...kirain buntuti saya,,hikari..hikari...kamu emang manis hahaha ups...:-x” tanpa sadar hyde kelepasan ngomong kalau selama ini ia juga sangat mengagumi hikari yang manis dan lucu.
“ hah?? Apa??? Aku nggak salah dengar kan?? Coba sekali lagi katakan, tadi nggak jelas loh..” sangkal hikari.
“ ah sudahlah nggak papa lupakan !!”
“ ah bohong....tadi bilang hikari manis kan, hehehehehe ternyata hyde mengagumiku juga >//< duh jadi malu kan”
Hyde hanya menggeleng-geleng terpaksa. Tiba-tiba hyde langsung memeluk hikari dengan erat.
“ hikari, mungkin sudah terlambat bagiku untuk ngungkapkannya sekarang, tapi ini kesempatan terakhirku untuk bilang kalau aku......” ungkap hyde seraya mencium kening hikari dengan kata-kata yang masih menggantung, lalu hyde pergi meninggalkan hikari.
Hikari hanya bengong sambil mengelus-elus keningnya. Tidak percaya apa yang dilakukan oleh hyde untuk pertama kalinya. Tapi hikari masih tidak paham dengan kata-kata yang sempat menggantung itu. Ia berusaha bertanya pada hyde, apa kata-kata selanjutnya yang belum sempat ia katakan. Dimana hyde berada, hikari selalu mengikutinya. Saat hyde akan tidur, saat sarapan, bahkan saat mandipun ia menanyakannya. Hyde pikir hikari sudah paham dengan perasaannya, tapi bodohnya bener-bener nggak ketolongan.
Sampai tiba acara pernikahan hikaru dan hikari. namun hikari belum juga menemukan kata-kata yang tergantung itu. Ia sangat manis mengenakan gaun pengantin berwarna putih dengan dihiasi bunga mawar putih digaunnya. Hyde hanya tersenyum melihatnya akan bersanding dengan orang lain, yaitu dengan kakaknya sendiri. Apakah ia mampu untuk melihat orang yang dicintainya itu akan menikah dengan kakaknya sendiri??
Hikaru terlihat sangat tampan dan dewasa mengenakan jas yang dihiasi mawar putih yang ada disakunya. Begitupun dengan ayah hikaru, ia sangat bahagia melihat putranya akan menikah dan tidak sabar untuk menimang cucu.
Ketika ijab qabul akan dilaksanakan, hikari dengan wajah yang cemas dan murung melihat kearah hyde terus, seakan-akan ia tidak ingin menikah dengan hikaru. Hyde pun begitu, ia tak bisa berbuat banyak. Hanya bisa melihatnya akan menjadi kakak iparnya. Tanpa ia sadari hyde meneteskan air mata. Tampaknya hikaru mengerti akan perasaan hyde dan hikari, ia bukanlah orang yang tega merebut orang yang dicintai adiknya sendiri kemudian hikaru membatalkan pernikahannya dengan hikari.
“ tunggu, saya keberatan dengan pernikahan ini!! Jadi, pernikahan ini dibatalkan” tandas hikaru dengan tegas.
Mendengar pernyataan hikaru, semuanya tersentak kaget terutama ayahnya fujiyama matsumoto.
“ apa-apaan kamu hikaru?!! Kamu mau membuat malu keluarga kita apa?!! “ tanya ayahnya dengan nada marah.
“ bukan seperti itu ayah, saya membatalkan pernikahan ini karena saya tidak ingin menyakiti hati saudara saya sendiri. Ayah sendiri yang mengajarkan kepada saya, “jangan merebut milik orang lain apapun itu” nah, saya rasa hikari adalah milik hyde dan saya tidak berhak untuk memiliki hikari.” jelas hikaru dengan bijaksana.
Tiba-tiba salah seorang tidak setuju dengan pendapat hikaru, dia tidak lain adalah nyonya elizabeth dan putrinya mellisa.
“ ini tidak boleh terjadi ! karena hyde akan menikah dengan putri saya mellisa” tandas nyonya eliza sambil menunjuk-nunjuk putrinya.
“ ah..iya saya baru ingat, pernikahan hyde dan mellisa akan dibatalkan karena saya tahu kalau anda hanya ingin mengusai harta ayah saya setelah menikahkan putri anda dengan adik saya kan!! Kalau saudara semua tidak percaya, saya punya bukitanya. Pembicaraan yang telah direkam oleh pelayan setia saya pak tanaka.” Lanjut hikaru memojokkan nyonya elizabeth dan mellisa.
“ tunggu itu semua tidak benar !! kami hanya difitnah !! “ nyonya eliza mati-matian menyangkal rencana yang akan dijalankannya tersebut. Berusaha keras ia memohon-mohon pada pak fujiyama agar dia percaya, namun ia diam saja dan langsung menyuruh pengawal untuk membawanya ke kantor polisi.
Ayah hikaru pun bangga dengan putranya itu, dan beliau sangat merasa bersalah, nyaris saja ia akan memisahkan orang yang saling mencintai.
“ oke hadirin sekalian, tadi hanyalah salah paham diantara keluarga kami. Pernikahan akan tetap dilanjutkan tetapi mempelai prianya adalah hyde, adik saya satu-satunya” ungkap hikaru melepaskan jasnya, lalu memakaikannya ke tubuh hyde.
Dan akhirnya hikari dan hyde melangsungkan pernikahan yang tidak mereka duga sama sekali, namun keduanya terlihat sangat bahagia. Begitu pula ayahnya dan hikaru, mereka bahagia melihat hyde & hikari bahagia.
“ kak, arigatou ne !! kak hikaru memang kakak yang tebaik..:D” ungkap hyde setelah akad nikahnya dengan hikari.
“ yah...untung saja kamu adikku yang ku sayang, coba kalau tidak...pasti aku sudah menikah dengan hikari hahahaha” goda hikaru.
“ ayah, aku bahagia sekali ayah juga merestui aku dan hikari,,ehm......ayah ingin sekali menimang cucu kan?? Ayah mau berapa cucu, sebutkan saja? Hahaha” bisik hyde kepada ayahnya.
Hikari yang mendengar apa yang dikatakan hyde langsung mencubit pinggang hyde karena sangat malu, membicarakan hal itu kepada mereka. Rumah itupun dipenuhi dengan tawa suasana bahagia.
“ ehm...waktu itu aku masih penasaran dengan apa yang hyde katakan” tanya hikari memotong pembicaraan.
“ yang mana ? sudah lupa tuh!” jawab hyde belagak lupa.
“ itu loh yang waktu di rerumputan yang luas banget, ah...sudahlah paling hyde sudah lupa huft!!”
“ nggak lupa tuh !! mau dengar?? aku mencintaimu sampai detak jantungku berhenti...” bisik hyde dengan lembut ditelinga hikari.
“ ah...aku juga mencintaimu sampai keubun-ubunku hehehehe” ungkap hikari.
“ ehm...kalau begitu aku mau kita punya maksimal 11 anak, minimal 6 anak ya biar ayah ada yang menemani hehehehe” bisik hyde merayu hikari.
“ eh...mana bisa begitu >//<” jawab hikari malu.
“ ya harus bisa dunk’z” tambah hyde terus menggoda hikari.
Beberapa tahun setelah pernikahan hyde dan hikari, mereka dikaruniai 6 orang anak. 5 anak laki-laki dan 1 anak perempuan. Yaitu shin matsumoto, yuu matsumoto, takeru matsumoto, rito matsumoto, reno matsumoto, dan erika matsumoto. Itu adalah keluarga besar matsumoto ^_^.
Hikaru pun tidak mau kalah dengan hyde, ia juga mempunyai 5 orang anak dari hasil pernikahannya dengan gadis bangsawan london saat ia bekerja di london.
Sejak saat itu keluarga mereka selalu ramai dipenuhi dengan suara tangis dan tawa anak-anak. Dan mereka semua hidup bahagia selamanya ^____^.
*The End *
Friday, November 19, 2010
Sisi Kelam Kehidupan di Jepang
GEISHA, KYABAKURA-JO, HOSUTO DAN SISI KELAM MASYARAKAT
JEPANG

Dalam sejarah perang dunia, ada satu sisi kelam yang hingga saat ini terus menerus mendapat sorotan dari banyak kalangan. Yakni masalah 'Jugun Ianfu'. Istilah ini ditujukan untuk para wanita di negara jajahan yang melayani tentara Jepang dalam pemenuhan kebutuhan seks mereka. Keberadaan para wanita tersebut tidak hanya ada di
negara kita-Indonesia saja, tetapi juga di negara Asia lain seperti Korea, China, Malaysia dan lainnya. Perjuangan para wanita-wanita ini masih berada di pertengahan jalan dalam meraih keadilan, padahal usia terus menggerogoti mereka. Tak sedikit hingga hayat di
kandung badan lepas, para wanita ini harus membawa kenangan pahit itu hingga ke liang kubur. Masih banyak dari kalangan mereka sendiri atau keturunan mereka yang terus menuntut Pemerintah Jepang untuk mengakui kebejatan moral para mantan tentara
perangnya. Tuntutan para wanita ini sudah dijawab oleh Pemerintah Jepang dalam bentuk uang kompensasi, sebagai pengganti 'terengutnya masa muda yang indah dengan cara paksa, juga sebagai upaya penyembuhan luka masa lalu'. Tapi sayangnya, hal penting yang seharusnya diakui sebagai rasa malu telah memperlakukan wanita yang dimata Allah swt diletakkan di tempat yang agung, tidak juga keluar dari seluruh mulut para mantan tentara Jepang yang masih hidup hingga saat ini. Mungkin para wanita itu menjerit: kalau perlu para mantan tentara Jepang ini sebaiknya melakukan 'harakiri'(robek perut) sebagai upaya intropeksi diri. Ternyata tidak semua laki-laki Jepang berjiwa 'Bushi' seperti yang bisa kita lihat di film 'Samurai'.
Kata 'geisha' itu bermakna 'orang yang bisa berkesenian' . Jadi geisha itu adalah seorang wanita yang bisa menari dan memainkan alat musik tradisional Jepang. Bukan pelayan seks seperti yang orang-orang bayangkan selama ini. Selain kata 'geisha' juga ada kata 'maiko' dan 'geiko'. Semua kata-kata ini adalah sebuah profesi. 'Maiko' adalah 'wanita muda yang bisa menari', sedangkan geiko adalah senior daripada maiko, yang tidak hanya bisa menari tapi juga memainkan alat musik. Sedangkan geisha adalah
senior daripada keduanya. Senior dalam artian pengalaman dan umur. Untuk menjadi seperti mereka ini harus melalui sebuah sekolah khusus, sekolah kejuruan. Jadi bukan tiba-tiba jadi.


Salah satu kota yang paling mencolok di Jepang yang ada hubungannya dengan geisha adalah Kyoto. Merupakan sebuah kota yang kental dengan adat istiadat Jepang masa lalu. Di kota ini ada kurang lebih 1000 buah kuil. Dari yang ukurannya kecil hingga yang sangat besar dan seluas pusat perbelanjaan. Dalam 1 tahun dengan pergantian 4 musim selalu diwarnai dengan berbagai macam festival. Lewat berbagai festival itu, Pemda Kyoto bisa menarik keuntungan uang yang tidak sedikit. Tidak hanya itu kebaikan yang bisa diambil oleh Pemda Kyoto, tapi juga nama kota itu bisa dikenal di seluruh dunia. Menjadi obyek wisata yang diminati wisatawan dalam negeri dan juga luar negeri.
Kota Kyoto ini pernah menjadi ibukota darurat pengganti Tokyo.
Kyoto memiliki dua wajah yaitu wajah kehidupan masa lalu yang terus dipertahankan,
dan kehidupan modern yang terus berkembang. Di pusat kota, ada sebuah sungai besar yang panjang membelah kota hingga tersambung dengan kota Osaka. Dikenal dengan sebutan 'Kamogawa' atau 'Sungai Bebek'. Bila menelusuri sungai ini hingga ke pusat kota, maka kita bisa menemui kehidupan masa lalu yang dipertahankan itu. Pusat kota ini dikenal dengan sebutan Kawaramachi Dori. Di sekitarnya ada wilayah bernama Pontocho. Di wilayah ini berderet rumah makan yang kental dengan nuansa Jepang. Mulai dari bentuk bangunannya, jenis masakannya, bahasa yang dipergunakan, tata krama pelayanannya, semuanya. Ada prestise tersendiri bila menjadi tamu di wilayah Pontocho ini. Di wilayah Pontocho ini pun ada 'Desa Geisha' (hanya sebuah istilah yang digunakan karena memang di wilayah ini bisa kita temui lokasi tempat tinggal wanita-wanita berprofesi Geisha).
Restoran Jepang, Desa Geisha, menjadi obyek wisata di kota ini. Bila ada kesempatan dan tentunya uang, anda bisa mencoba memakai baju seperti Geisha dan
berjalan-jalan di sekitar kuil sambil berfoto. Sebuah paket wisata yang lengkap dan menyisakan kenangan indah tentunya. Adapula dunia hiburan malam bergaya modern. Bar atau 'snack' yang lengkap dengan wanita-wanita muda penghibur. Kemudian ada juga laki-laki berpakaian jas rapi, berdiri di masing-masing bar tempat mereka bekerja sebagai penarik tamu. Para laki-laki ini berdiri di depan pintu masuk setiap bar, sambil tersenyum ramah kepada para pejalan kaki yang lewat di depan wilayah mereka. Mereka akan berusaha berkali-kali menghadang pejalan kaki sambil merayu untuk mampir ke bar mereka. Bar atau 'snack' yang dimaksudkan disini hanya diwakili sebuah pintu saja. Tidak bisa diintip dari luar.

Jadi, promosi tentang wanita-wanita penghibur di
dalamnya tidak bisa diketahui dengan jelas, kecuali kalau kita masuk ke dalamnya. Selain
rayuan para lelaki yang berdiri berjam-jam di luar bar, ada juga bar yang meletakkan Kehidupan malam di Jepang secara umum tidak hanya terbatas di kota Kyoto saja. Tapi hampir ada di seluruh kota dan desa di Jepang. Ada istilah 'Kyabakura-Jo' bagi wanita-wanita muda penghibur di bar atau 'snack', dan 'Hosuto' bagi laki-laki muda
penghibur. Di setiap bar, ada tokoh 'mama', yakni seorang wanita cantik separuh baya yang menjadi manajer bahkan pemilik bar. Sejak ratusan tahun yang lalu, di Jepang dikenal profesi wanita penghibur yang disebut 'Oiran'. Hiburan yang disajikan bukan tari dan gerak, tapi sebagai pemuas nafsu seks lawan jenisnya. Kemudian hal ini berkembang ke abad 20, dan muncullah istilah-istilah lebih modern dan menjadi sebuah profesi yang diminati habis-habisan oleh wanita-wanita muda Jepang. Yang aku
maksudkan adalah sebutan 'Kyabakura-Jo'. Berprofesi sebagai Kyabakura-Jo berarti akan menghasilkan uang yang banyak. Dalam usia 20-30 tahunan, sudah bisa menjadi mesin uang untuk diri sendiri. Bisa membeli apa pun yang diingini. Tidak sedikit mereka mendapatkan hadiah dari para tamu berupa barang-barang kecil berupa baju, tas, jam tangan yang bermerk mahal hingga benda besar seperti bangunan apartemen, mobil dan lain sebagainya. Bahkan ada juga tamu yang menyelipkan uang 10 ribu yen di setiap halaman buku setebal 200 halaman, sebagai hadiah atas layanan yang telah diterimanya dari sang gadis penghibur. Profesi sebagai gadis penghibur di zaman modern ini tidak lagi menuntut kecantikan dan kemolekan tubuh, walaupun tetap menjadi hal penting. Tetapi yang dituntut dari seorang Kyabakura-Jo adalah kecerdasan, memiliki pengetahuan luas seperti halnya penyiar tv atau mungkin reporter koran dan majalah. Harus bisa menjadi 'kamus ilmu pengetahuan umum' yang bisa meladeni pembicaraan setiap tamu yang ingin berkeluh kesah tentang dunia bisnis, dunia kedokteran,dunia
musik, atau apa saja. Bahkan di bar-bar berkelas tinggi, para Kyabakura-Jo memiliki kemampuan berbahasa asing. Seorang Kyabakura-Jo yang memiliki kemampuan lengkap seperti itu akan mampu bertahan sebagai 'Number One', dan ini ada kaitannya dengan keuntungan pribadi dan bar tempat ia bekerja. Seorang Kyabakura-Jo kelas atas mampu membeli sebuah mobil Jaguar terbaru hanya dalam hitungan gaji dan bonus minimal 1-3 bulan. Tapi seorang Kyabakura-Jo yang tidak mampu bersaing, harus menerima kenyataan pahit, yakni dipecat dari pekerjaannya.
JEPANG

Dalam sejarah perang dunia, ada satu sisi kelam yang hingga saat ini terus menerus mendapat sorotan dari banyak kalangan. Yakni masalah 'Jugun Ianfu'. Istilah ini ditujukan untuk para wanita di negara jajahan yang melayani tentara Jepang dalam pemenuhan kebutuhan seks mereka. Keberadaan para wanita tersebut tidak hanya ada di
negara kita-Indonesia saja, tetapi juga di negara Asia lain seperti Korea, China, Malaysia dan lainnya. Perjuangan para wanita-wanita ini masih berada di pertengahan jalan dalam meraih keadilan, padahal usia terus menggerogoti mereka. Tak sedikit hingga hayat di
kandung badan lepas, para wanita ini harus membawa kenangan pahit itu hingga ke liang kubur. Masih banyak dari kalangan mereka sendiri atau keturunan mereka yang terus menuntut Pemerintah Jepang untuk mengakui kebejatan moral para mantan tentara
perangnya. Tuntutan para wanita ini sudah dijawab oleh Pemerintah Jepang dalam bentuk uang kompensasi, sebagai pengganti 'terengutnya masa muda yang indah dengan cara paksa, juga sebagai upaya penyembuhan luka masa lalu'. Tapi sayangnya, hal penting yang seharusnya diakui sebagai rasa malu telah memperlakukan wanita yang dimata Allah swt diletakkan di tempat yang agung, tidak juga keluar dari seluruh mulut para mantan tentara Jepang yang masih hidup hingga saat ini. Mungkin para wanita itu menjerit: kalau perlu para mantan tentara Jepang ini sebaiknya melakukan 'harakiri'(robek perut) sebagai upaya intropeksi diri. Ternyata tidak semua laki-laki Jepang berjiwa 'Bushi' seperti yang bisa kita lihat di film 'Samurai'.
Kata 'geisha' itu bermakna 'orang yang bisa berkesenian' . Jadi geisha itu adalah seorang wanita yang bisa menari dan memainkan alat musik tradisional Jepang. Bukan pelayan seks seperti yang orang-orang bayangkan selama ini. Selain kata 'geisha' juga ada kata 'maiko' dan 'geiko'. Semua kata-kata ini adalah sebuah profesi. 'Maiko' adalah 'wanita muda yang bisa menari', sedangkan geiko adalah senior daripada maiko, yang tidak hanya bisa menari tapi juga memainkan alat musik. Sedangkan geisha adalah
senior daripada keduanya. Senior dalam artian pengalaman dan umur. Untuk menjadi seperti mereka ini harus melalui sebuah sekolah khusus, sekolah kejuruan. Jadi bukan tiba-tiba jadi.


Salah satu kota yang paling mencolok di Jepang yang ada hubungannya dengan geisha adalah Kyoto. Merupakan sebuah kota yang kental dengan adat istiadat Jepang masa lalu. Di kota ini ada kurang lebih 1000 buah kuil. Dari yang ukurannya kecil hingga yang sangat besar dan seluas pusat perbelanjaan. Dalam 1 tahun dengan pergantian 4 musim selalu diwarnai dengan berbagai macam festival. Lewat berbagai festival itu, Pemda Kyoto bisa menarik keuntungan uang yang tidak sedikit. Tidak hanya itu kebaikan yang bisa diambil oleh Pemda Kyoto, tapi juga nama kota itu bisa dikenal di seluruh dunia. Menjadi obyek wisata yang diminati wisatawan dalam negeri dan juga luar negeri.
Kota Kyoto ini pernah menjadi ibukota darurat pengganti Tokyo.
Kyoto memiliki dua wajah yaitu wajah kehidupan masa lalu yang terus dipertahankan,
dan kehidupan modern yang terus berkembang. Di pusat kota, ada sebuah sungai besar yang panjang membelah kota hingga tersambung dengan kota Osaka. Dikenal dengan sebutan 'Kamogawa' atau 'Sungai Bebek'. Bila menelusuri sungai ini hingga ke pusat kota, maka kita bisa menemui kehidupan masa lalu yang dipertahankan itu. Pusat kota ini dikenal dengan sebutan Kawaramachi Dori. Di sekitarnya ada wilayah bernama Pontocho. Di wilayah ini berderet rumah makan yang kental dengan nuansa Jepang. Mulai dari bentuk bangunannya, jenis masakannya, bahasa yang dipergunakan, tata krama pelayanannya, semuanya. Ada prestise tersendiri bila menjadi tamu di wilayah Pontocho ini. Di wilayah Pontocho ini pun ada 'Desa Geisha' (hanya sebuah istilah yang digunakan karena memang di wilayah ini bisa kita temui lokasi tempat tinggal wanita-wanita berprofesi Geisha).
Restoran Jepang, Desa Geisha, menjadi obyek wisata di kota ini. Bila ada kesempatan dan tentunya uang, anda bisa mencoba memakai baju seperti Geisha dan
berjalan-jalan di sekitar kuil sambil berfoto. Sebuah paket wisata yang lengkap dan menyisakan kenangan indah tentunya. Adapula dunia hiburan malam bergaya modern. Bar atau 'snack' yang lengkap dengan wanita-wanita muda penghibur. Kemudian ada juga laki-laki berpakaian jas rapi, berdiri di masing-masing bar tempat mereka bekerja sebagai penarik tamu. Para laki-laki ini berdiri di depan pintu masuk setiap bar, sambil tersenyum ramah kepada para pejalan kaki yang lewat di depan wilayah mereka. Mereka akan berusaha berkali-kali menghadang pejalan kaki sambil merayu untuk mampir ke bar mereka. Bar atau 'snack' yang dimaksudkan disini hanya diwakili sebuah pintu saja. Tidak bisa diintip dari luar.

Jadi, promosi tentang wanita-wanita penghibur di
dalamnya tidak bisa diketahui dengan jelas, kecuali kalau kita masuk ke dalamnya. Selain
rayuan para lelaki yang berdiri berjam-jam di luar bar, ada juga bar yang meletakkan Kehidupan malam di Jepang secara umum tidak hanya terbatas di kota Kyoto saja. Tapi hampir ada di seluruh kota dan desa di Jepang. Ada istilah 'Kyabakura-Jo' bagi wanita-wanita muda penghibur di bar atau 'snack', dan 'Hosuto' bagi laki-laki muda
penghibur. Di setiap bar, ada tokoh 'mama', yakni seorang wanita cantik separuh baya yang menjadi manajer bahkan pemilik bar. Sejak ratusan tahun yang lalu, di Jepang dikenal profesi wanita penghibur yang disebut 'Oiran'. Hiburan yang disajikan bukan tari dan gerak, tapi sebagai pemuas nafsu seks lawan jenisnya. Kemudian hal ini berkembang ke abad 20, dan muncullah istilah-istilah lebih modern dan menjadi sebuah profesi yang diminati habis-habisan oleh wanita-wanita muda Jepang. Yang aku
maksudkan adalah sebutan 'Kyabakura-Jo'. Berprofesi sebagai Kyabakura-Jo berarti akan menghasilkan uang yang banyak. Dalam usia 20-30 tahunan, sudah bisa menjadi mesin uang untuk diri sendiri. Bisa membeli apa pun yang diingini. Tidak sedikit mereka mendapatkan hadiah dari para tamu berupa barang-barang kecil berupa baju, tas, jam tangan yang bermerk mahal hingga benda besar seperti bangunan apartemen, mobil dan lain sebagainya. Bahkan ada juga tamu yang menyelipkan uang 10 ribu yen di setiap halaman buku setebal 200 halaman, sebagai hadiah atas layanan yang telah diterimanya dari sang gadis penghibur. Profesi sebagai gadis penghibur di zaman modern ini tidak lagi menuntut kecantikan dan kemolekan tubuh, walaupun tetap menjadi hal penting. Tetapi yang dituntut dari seorang Kyabakura-Jo adalah kecerdasan, memiliki pengetahuan luas seperti halnya penyiar tv atau mungkin reporter koran dan majalah. Harus bisa menjadi 'kamus ilmu pengetahuan umum' yang bisa meladeni pembicaraan setiap tamu yang ingin berkeluh kesah tentang dunia bisnis, dunia kedokteran,dunia
musik, atau apa saja. Bahkan di bar-bar berkelas tinggi, para Kyabakura-Jo memiliki kemampuan berbahasa asing. Seorang Kyabakura-Jo yang memiliki kemampuan lengkap seperti itu akan mampu bertahan sebagai 'Number One', dan ini ada kaitannya dengan keuntungan pribadi dan bar tempat ia bekerja. Seorang Kyabakura-Jo kelas atas mampu membeli sebuah mobil Jaguar terbaru hanya dalam hitungan gaji dan bonus minimal 1-3 bulan. Tapi seorang Kyabakura-Jo yang tidak mampu bersaing, harus menerima kenyataan pahit, yakni dipecat dari pekerjaannya.
Thursday, November 18, 2010
Agama Islam di Jepang

Tak ada catatan yang pasti kapan Islam pertama kali masuk ke Jepang. Meski agak terlambat mengenal Islam, kini jumlah muslim di Jepang semakin bertambah. Tragedi 11 September 2001 menjadi momentum penting banyaknya orang Jepang yang masuk Islam.
Dekan Fakultas Studi Islam di Universitas Takushoku Tokyo, Tayeb El-Mokhtar Muto, menyatakan bahwa sikap toleran dan cara berpikir logis yang dimiliki oleh masyarakat Jepang menjadikan mereka begitu dekat dengan karakter dan nilai Islam.

“Terbukti dengan jumlah umat Islam di Jepang yang kian hari kian banyak,” tandas Tayeb El-Mokhtar Muto, yang kerap disapa Muto, seperti dikutip Islamonline (30/6).
Menurut Muto, semua hal negatif yang dialamatkan ke Islam, terutama pasca tragedi 11 September 2001, tidak berhasil mengambil hati publik masyarakat Jepang. Yang terjadi justru sebaliknya, semua hal negatif itu seakan menjadi perantara bagi Islam untuk menjadi pusat perhatian banyak orang.
“Jumlah orang yang masuk Islam semakin meningkat, baik di Jepang maupun di negara-negara lain, terutama setelah tuduhan yang ditujukan kepada Islam sebagai agama yang menganjurkan kekerasan, pembunuhan, huru-hara dan segala macam bentuk terorisme lainnya,” ujar Muto.
Sejarah Masuknya Islam
Keberadaan Islam di Jepang bisa dibilang baru. Menurut data Islamic Center Jepang, Islam sudah ada di Negeri Matahari Terbit itu sejak 1891. Namun data lain menyebutkan sejak 1887. Masjid tertua di Jepang sendiri dibangun pertama kali di Kobe tahun 1935, dan kemudian Masjid Tokyo pada 1938.
Bisa dikatakan juga, Jepang termasuk negara yang terlambat mengenal Islam, dibandingkan Cina misalnya yang sejak awal kehadiran Islam sudah didatangi para sahabat Nabi, dan sudah banyak penduduknya yang memeluk Islam.
Bicara tentang dakwah Islam di Jepang, memang tak banyak literatur yang didapat. Tak heran, hingga saat ini, belum jelas benar apa yang menyebabkan bangsa Jepang terlambat mengenal dan memeluk agama Islam.
Ada yang mengatakan, kebijakan isolasi diri selama 200 tahun lebih yang mulai pada pertengahan abad ke-17 membuat Jepang tidak mengenal Islam. Tapi apakah hal ini menjadi penyebab utamanya belum jelas benar, sebab Islam sendiri sudah ada sejak abad ke-8 Masehi.
Baru pada zaman Restorasi Meiji tahun 1875, literatur-literatur tentang Islam yang berasal dari Eropa dan Cina mulai diterjemahkan dan masuk ke Jepang.
Salah satu sumber lain menyebutkan bahwa bangsa Jepang mengenal Islam lewat bangsa Turki. Kisahnya bermula dari peristiwa yang terjadi pada tahun 1890, ketika sebuah kapal Turki bernama Ertogrul karam di perairan Jepang. Konon, dari 600-an awak kapal, hanya 69 dari mereka yang selamat.

Pemerintah dan rakyat Jepang bersama-sama berusaha menolong para penumpang yang selamat dan mengadakan upacara penghormatan bagi arwah penumpang yang meninggal dunia. Peristiwa ini menjadi pencetus dikirimnya utusan pemerintah Turki ke Jepang pada tahun 1891.
Hubungan baik dengan Turki itu juga membawa kemenangan bagi Jepang dalam perang melawan Rusia tahun 1904. Setelah peristiwa itu, sekitar tahun 1900-an, untuk pertama kalinya warga muslim Jepang pergi ke Makkah guna menunaikan ibadah haji. Sejak itu Islam dikenal secara luas di Jepang.
Selanjutnya, di tengah politik ekspansi Jepang di Asia pada Perang Dunia II, orang Jepang mulai tahu bahwa banyak rakyat Asia yang memeluk Islam. Dari situ muncullah kebutuhan lebih besar untuk melakukan penelitian tentang Islam secara lebih dalam. Maka dibentuklah lembaga-lembaga penelitian, organisasi maupun perkumpulan, yang mengkaji Islam, bahkan menerbitkan berbagai majalah dan buku tentang Islam.
Sayangnya, pemerintah Jepang pada masa itu, memandang Islam tidak sesuai dengan asas militer Jepang dan Shintoisme (agama asal Jepang) yang banyak dipeluk oleh penduduk Jepang. Karena itu, dakwah Islam pada masa itu tetap tidak diperbolehkan.
Setelah Perang Dunia II berakhir, dan setelah banyak negara di Asia dan Afrika meraih kemerdekaannya, mulailah bermunculan banyak negara Islam di panggung dunia. Dari sini, hubungan Jepang dengan negara-negara Islam semakin tak terhindarkan, terutama dengan negara-negara Islam di Timur Tengah sebagai negara penghasil minyak. Jepang pun makin dekat dengan lingkungan negara-negara Islam.
Masjid Gifu dan Faktor Kebebasan Beragama
Menurut Tayeb El-Mokhtar Muto, kebebasan beragama yang telah dinikmati oleh masyarakat Jepang selama ini punya andil yang besar bagi diterimanya Islam di Jepang. Lebih dari itu, budaya masyarakat Jepang yang toleran dan lebih mengutamakan akal dan logika memudahkan kebenaran Islam diterima.
Sebagai modal untuk berdakwah, Muto meminta kepada semua yayasan Islam dunia, seperti Al-Azhar, Dewan Tinggi Urusan Islam Kairo, Rabithah al-Alam al-Islami, untuk menyediakan buku-buku yang menerangkan hakikat Islam dengan metode yang mudah dan sederhana dalam berbagai bahasa dunia.
Kini, umat Muslim di Jepang, khususnya Jepang tengah, makin mudah menunaikan ibadahnya dengan selesainya pembangunan Masjid Gifu di kota Gifu, awal 2009, termasuk rencana pendirian pusat budaya dan sekolah Islam internasional pertama di Negeri Sakura tersebut.
Jumlah masjid di Jepang diperkirakan mencapai sekitar 35 buah, namun ada juga yang menyebutkan jumlahnya sebanyak 50 masjid, sementara jumlah populasi Muslim di Jepang sendiri sudah semakin bertambah.
Keberadaan masjid di Jepang sendiri masih terkonsentrasi di kota-kota besar, seperti di Tokyo, Kobe, Nagoya, Osaka, Yokohama, Hiroshima dan Hokkaido.
Peresmian Masjid Gifu sendiri dihadiri oleh Imam Masjidil Haram, Makkah, Syekh Salih bin Humaid, yang juga meresmikan penggunaan masjid itu untuk publik Muslim di Jepang.
Menurut Ketua Working Group for Technology Transfer (WGTT), sebuah LSM Indonesia di Jepang yang ikut hadir dalam acara tersebut, Fauzy Ammary, sejumlah duta besar negara-negara Islam, seperti dari Saudi Arabia, Irak, Iran, Mesir, Oman, Afghanistan, Syria, dan Pakistan juga hadir.
Saat ini di Jepang belum ada satu pun sekolah Islam yang permanen baik di tingkat sekolah dasar maupun menengah. Pengajaran dan pendidikan Islam di Jepang selama ini masih banyak dilakukan di masjid-masjid yang dibangun oleh kaum pendatang muslim.
Gifu sendiri merupakan salah satu kantong Muslim terbesar di Provinsi Aichi, yang terkenal sebagai kawasan industri otomotif Jepang. “Proyek pembangunan masjid ini menelan biaya sebesar 129 juta yen atau setara 1,1 juta dolar AS,” kata Fauzy Ammari.
Menurut Fauzy, Masjid Gifu akan menjadi pusat perluasan syiar Islam di kawasan Jepang tengah. Luas bangunan Masjid Gifu sebesar 351 meter persegi, dan akan semakin diperluas dengan sekolah Islam dan pusat budaya, sehingga dapat mendukung dan melengkapi kegiatan penyebaran pusat syiar Islam yang dilakukan di Jepang.
Warga Jepang (asli) yang menjadi Muslim, menurut Imam Masjid Jami’ Tokyo, Ensari Yenturk, diperkirakan mencapai 10 ribu orang. Sedang total warga Jepang yang muslim kurang lebih mencapai 100 ribu orang. Meski diakui tidak ada data yang akurat soal ini, insya Allah muslim di Jepang akan terus bertambah. Amin.
http://bisnisgontorclub.com/mengintip-islam-di-negeri-sakura.php
Negara Jepang

Negara Jepang kaya dengan berbagai kebudayaan leluhurnya yang beraneka ragam. Walaupun saat ini perkembangan teknologi di Jepang terus up date dalam hitungan perdetik , namun sisi tradisional masuh terus dilestarikan hingga sekarang ini. Berikut ini adalah salah satu dari berbagai macam kebudayaan Jepang yang masih terus berlangsung hingga saat ini :
Matsuri adalah kata dalam bahasa Jepang yang menurut pengertian agama Shinto berarti ritual yang dipersembahkan untuk Kami, sedangkan menurut pengertian sekularisme berarti festival, perayaan atau hari libur perayaan.
Matsuri diadakan di banyak tempat di Jepang dan pada umumnya diselenggarakan jinja atau kuil, walaupun ada juga matsuri yang diselenggarakan gereja dan matsuri yang tidak berkaitan dengan institusi keagamaan. Di daerah Kyushu, matsuri yang dilangsungkan pada musim gugur disebut Kunchi.
Sebagian besar matsuri diselenggarakan dengan maksud untuk mendoakan keberhasilan tangkapan ikan dan keberhasilan panen (beras, gandum, kacang, jawawut, jagung), kesuksesan dalam bisnis, kesembuhan dan kekebalan terhadap penyakit, keselamatan dari bencana, dan sebagai ucapan terima kasih setelah berhasil dalam menyelesaikan suatu tugas berat. Matsuri juga diadakan untuk merayakan tradisi yang berkaitan dengan pergantian musim atau mendoakan arwah tokoh terkenal. Makna upacara yang dilakukan dan waktu pelaksanaan matsuri beraneka ragam seusai dengan tujuan penyelenggaraan matsuri. Matsuri yang mempunyai tujuan dan maksud yang sama dapat mempunyai makna ritual yang berbeda tergantung pada daerahnya.
Pada penyelenggaraan matsuri hampir selalu bisa ditemui prosesi atau arak-arakan Mikoshi, Dashi (Danjiri) dan Yatai yang semuanya merupakan nama-nama kendaraan berisi Kami atau objek pemujaan. Pada matsuri juga bisa dijumpai Chigo (anak kecil dalam prosesi), Miko (anak gadis pelaksana ritual), Tekomai (laki-laki berpakaian wanita), Hayashi (musik khas matsuri), penari, peserta dan penonton yang berdandan dan berpakaian bagus, dan pasar kaget beraneka macam makanan dan permainan.
Sejarah
Matsuri berasal dari kata matsuru (matsuru? menyembah, memuja) yang berarti pemujaan terhadap Kami atau ritual yang terkait. Dalam teologi agama Shinto dikenal empat unsur dalam matsuri: penyucian (harai), persembahan, pembacaan doa (norito), dan pesta makan. Matsuri yang paling tua yang dikenal dalam mitologi Jepang adalah ritual yang dilakukan di depan Amano Iwato.
Matsuri dalam bentuk pembacaan doa masih tersisa seperti dalam bentuk Kigansai (permohonan secara individu kepada jinja atau kuil untuk didoakan dan Jichinsai (upacara sebelum pendirian bangunan atau konstruksi). Pembacaan doa yang dilakukan pendeta Shinto untuk individu atau kelompok orang di tempat yang tidak terlihat orang lain merupakan bentuk awal dari matsuri. Pada saat ini, Ise Jingū merupakan salah satu contoh kuil agama Shinto yang masih menyelenggarakan matsuri dalam bentuk pembacaan doa yang eksklusif bagi kalangan terbatas dan peserta umum tidak dibolehkan ikut serta.
Sesuai dengan perkembangan zaman, tujuan penyelenggaraan matsuri sering melenceng jauh dari maksud matsuri yang sebenarnya. Penyelenggaraan matsuri sering menjadi satu-satunya tujuan dilangsungkannya matsuri, sedangkan matsuri hanya tinggal sebagai wacana dan tanpa makna religius.
Tiga matsuri terbesar
* Gion Matsuri (Yasaka-jinja, Kyoto, bulan Juli)
* Tenjinmatsuri (Osaka Temmangu, Osaka, 24-25 Juli)
* Kanda Matsuri (Kanda Myōjin, Tokyo, bulan Mei)
Matsuri yang terkenal sejak dulu
Daerah Tohoku
* Nebuta Matsuri (kota Aomori, bulan Agustus) dan Neputa Matsuri (kota Hirosaki, bulan Agustus)
* Kantō Matsuri (kota Akita, bulan Agustus)
* Sendai Tanabata Matsuri (kota Sendai, bulan Agustus)
Daerah Kanto
* Chichibuyo Matsuri (kota Chichibushi, Prefektur Saitama, 2-3 Desember)
* Sanja Matsuri (Asakusa-jinja, Tokyo, bulan Mei)
* Sannō Matsuri (Hie-jinja, Tokyo, bulan Juni)
Daerah Chubu
* Owarafū no bon (kota Toyama, Prefektur Toyama, bulan September)
* Shikinenzōei Onbashira Daisai (kota Suwa, Prefektur Nagano, diadakan setiap 6 tahun sekali, terakhir diadakan bulan April-Mei, 2004).
* Takayama Matsuri (kota Takayama, Prefektur Gifu, bulan April dan bulan Oktober)
* Furukawa Matsuri (kota Hida, Prefektur Gifu, bulan April)
Daerah Kinki
* Aoi Matsuri (Kyoto, bulan Mei)
* Jidai Matsuri (Heian-jingu, Kyoto, bulan Oktober)
* Tōdaiji Nigatsudō Shuni-e atau dikenal sebagai Omizutori (Nigetsu-dō, kuil Tōdaiji, Nara, 12 Maret)
* Kishiwada Danjiri Matsuri (Kishiwada, Prefektur Osaka, 14-15 September)
* Nada no Kenka Matsuri dan Banshū no Aki Matsuri (Prefektur Hyogo, diselenggarakan lebih dari seratus jinja di daerah Banshū dengan pusat keramaian di kota Himeji di bulan Oktober)
* Nachi no Hi Matsuri (Nachi Katsuura, Prefektur Wakayama, bulan Juli)
* Aizen Matsuri, Tenjinmatsuri dan Sumiyoshi Matsuri yang dikenal sebagai "Tiga Matsuri Musim Panas Terbesar di Osaka" (Prefektur Osaka, bulan Juni-Juli)
Daerah Chugoku dan Shikoku
* Saidaiji Eyō (Okayama, Prefektur Okayama, bulan Februari)
* Awa Odori (Tokushima, Prefektur Tokushima, 12-15 Agustus)
Daerah Kyushu
* Hakata Gion Yamakasa (Fukuoka, Prefektur Fukuoka, bulan Juli)
* Nagasaki Kunchi (Nagasaki, Prefektur Nagasaki, 7-9 Oktober)
* Karatsu Kunchi (Karatsu, Prefektur Saga, bulan November)
Pengertian lain
Dalam bahasa Jepang, kata "matsuri" juga berarti festival dan aksara kanji untuk matsuri (matsuri?) dapat dibaca sebagai sai, sehingga dikenal istilah seperti Eiga-sai (festival film), Sangyō-sai (festival hasil panen), Ongaku-sai (festival musik) dan Daigaku-sai (festival yang diadakan oleh universitas).
Shimin Matsuri adalah sebutan untuk matsuri yang diselenggarakan pemerintah daerah atau kelompok warga kota dengan maksud untuk menghidupkan perekonomian daerah dan umumnya tidak berhubungan dengan institusi keagamaan.
Festival dan Matsuri yang lain
* Festival Salju Sapporo (Sapporo, Prefektur Hokkaido, bulan Februari)
* Festival Salju Iwate (Koiwai Farm, Shizukuishi, Prefektur Iwate, bulan Februari)
* YOSAKOI Sōran Matsuri (Sapporo, Hokkaido, bulan Juni)
* Niigata Odori Matsuri (Niigata, Prefektur Niigata, pertengahan bulan September)
* Odawara Hōjō Godai Matsuri (kota Odawara, Prefektur Kanagawa)
* Yosakoi Matsuri (kota Kochi, Prefektur Kochi, 9-12 Agustus)
* Hakata dontaku (3-4 April, kota Fukuoka)
* Hamamatsu Matsuri (3-5 Mei, kota Hamamatsu, Prefektur Shizuoka)
* Wasshoi Hyakuman Natsu Matsuri (kota Kita Kyūshū, Prefektur Fukuoka, hari Sabtu minggu pertama bulan Agustus)
Origami
Origami adalah sebuah seni lipat yang berasal dari Jepang. Bahan yang digunakan adalah kertas atau kain yang biasanya berbentuk persegi. Sebuah hasil origami merupakan suatu hasil kerja tangan yang sangat teliti dan halus pada pandangan.
Origami merupakan satu kesenian melipat kertas yang dipercayai bermula semenjak kertas mula diperkenalkan pada abad pertama di Tiongkok pada tahun 105 oleh seorang Tiongkok dikasi yang bernama Ts'ai Lun.
Pembuatan kertas dari potongan kecil tumbuhan dan kain berkualitas rendah meningkatkan produksi kertas. Contoh-contoh awal origami yang berasal daripada Republik Rakyat Tiongkok adalah tongkang Tiongkok dan kotak.
Pada abad ke-6, cara pembuatan kertas kemudian dibawa ke Spanyol oleh orang-orang Arab. Pada tahun 610 di masa pemerintahan kaisar wanita Suiko (zaman Asuka), seorang biksu Buddha bernama Donchō (Dokyo) yang berasal dari Goguryeo (semenanjung Korea) datang ke Jepang memperkenalkan cara pembuatan kertas dan tinta.
Origami pun menjadi populer di kalangan orang Jepang sampai sekarang terutama dengan kertas lokal Jepang yang disebut Washi.
Washi atau Wagami adalah sejenis kertas yang dibuat dengan metode tradisional di Jepang. Washi dianggap mempunyai tekstur yang indah, tipis tapi kuat dan tahan lama jika dibandingkan dengan jenis kertas lain.
Produksi washi sering tidak dapat memenuhi permintaan konsumen sehingga berharga mahal. Di Jepang, washi digunakan dalam berbagai jenis benda kerajinan dan seni seperti Origami, Shodō dan Ukiyo-e. Washi juga digunakan sebagai hiasan dalam agama Shinto, bahan pembuatan patung Buddha, bahan mebel, alas sashimi dalam kemasan, bahan perlengkapan tidur, bahan pakaian seperti kimono, serta bahan interior rumah dan pelapis pintu dorong.
Di Jepang, washi juga merupakan bahan uang kertas sehingga uang kertas yen terkenal kuat dan tidak mudah lusuh.
Sudoku
Sudoku, juga dikenal sebagai Number Place atau Nanpure, adalah sejenis teka-teki logika. Tujuannya adalah untuk mengisikan angka-angka dari 1 sampai 9 ke dalam jaring-jaring 9×9 yang terdiri dari 9 kotak 3×3 tanpa ada angka yang berulang di satu baris, kolom atau kotak. Pertama kali diterbitkan di sebuah surat kabar Perancis pada 1895 dan mungkin dipengaruhi oleh matematikawan Swiss Leonhard Euler, yang membuat terkenal Latin square.
Versi modern permainan ini dimulai di Indianapolis pada 1979. Kemudian menjadi terkenal kembali di Jepang pada 1986, ketika penerbit Nikoli menemukan teka-teki ini yang diciptakan Howard Garns.
Nama "Sudoku" adalah singkatan bahasa Jepang dari "Suuji wa dokushin ni kagiru" ("Suuji wa dokushin ni kagiru"?), artinya "angka-angkanya harus tetap tunggal".
Subscribe to:
Posts (Atom)
Monday, April 23, 2012
Hubungan IQ, EQ, dan SQ
Kecerdasan ialah istilah umum yang digunakan untuk menjelaskan sifat pikiran yang mencakup sejumlah kemampuan, seperti kemampuan menalar, merencanakan, memecahkan masalah, berpikir abstrak, memahami gagasan, menggunakan bahasa, dan belajar.
Kecerdasan biasanya merujuk pada kemampuan atau kapasitas mental dalam berpikir, namun belum terdapat definisi yang memuaskan mengenai kecerdasan. Stenberg& Slater (1982) mendefinisikannya sebagai tindakan atau pemikiran yang bertujuan dan adaptif.
Saat ini cukup popular tentang tiga kecerdasan manusia, yaitu Kecerdasan Intelektual, Kecerdasan Emosional, dan Kecerdasan Spiritual. Tapi Kecerdasan Adversitas? Dalam buku sumber yang penulis gunakan sebagai rujukan tulisan ini –buku yang didapatkan dari seorang sahabat penulis yang baik hati, Bapak Kusmayanto Kadiman, terdapat banyak sekali wawasan dan pemahaman baru yang sangat menarik untuk dinikmati.
Intellgence Quotient (IQ) adalah ukuran kemampuan intelektual, analisis, logika dan rasio seseorang. Dengan demikian, hal ini berkaitan dengan keterampilan berbicara, kesadaran akan ruang, kesadaran akan sesuatu yang tampak, dan penguasaan matematika. IQ mengukur kecepatan kita untuk mempelajari hal-hal baru, memusatkan perhatian pada aneka tugas dan latihan, menyimpan dan mengingat kembali informasi objektif, terlibat dalam proses berpikir, bekerja dengan angka, berpikir abstrak dan analitis, serta memecahkan permasalahan dan menerapkan pengetahuan yang telah ada sebelumnya. Jika IQ kita tinggi, kita memiliki modal yang sangat baik untuk lulus dari semua jenis ujian dengan gemilang, dan meraih nilai yang tinggi dalam uji IQ.
Emosional Quotient (EQ) mempunyai dua arah dan dua dimensi, arah ke dalam (personal) berarti sebuah kesadaran diri (self awareness), penerimaan diri (self acceptance), dan hormat diri (self respect), dan penguasaan diri (self mastery) dan arah keluar (interpersonal) berarti kemampuan memahami orang (to understand others), menerima orang (to accept others), mempercayai orang (to trust others), dan mempengaruhi orang (to influence others).
Spiritual Quotient (SQ) intinya adalah transendensi, yaitu proses penyeberangan, pelampauan, penembusan makna yang lazim, khususnya dari wilayah material ke wilayah spiritual, dan dari bentuk yang kasar ke bentuk yang sublime. Dalam hal ini hidup bukan semata-mata untuk memperoleh materi semata akan tetapi harus betul-betul dihayati sebagai serangkaian amal bagi sesama manusia dan beribadah kepada Tuhan. Sehingga tidak cukup jika kita hanya mengandalkan kecerdasan intelegensi dan emosional saja. Mempertebal iman dan taqwa kita akan membangun budi dan akhlak mulia sehingga segala sesuatu yang kita lakukan semata-mata mohon perkenan dan ridho Tuhan, sehingga apa yang kita kerjakan akan terasa bermakna, nikmat, dan kita lakukan penuh dengan suka cita, tanpa keterpaksaan belaka.
Nah, yang terakhir adalah Adversitas Quotient (AQ), pernah dengar? Menurut kamus adversity berarti kemalangan, kesulitan, dan penderitaan. AQ disini adalah kecerdasan kita pada saat menghadapi segala kesulitan tersebut. Beberapa orang mencoba untuk tetap bertahan menghadapinya, sebagian lagi mudah takluk dan menyerah. Dengan demikian kecerdasan adversitas adalah sebuah daya kecerdasan budi-akhlak-iman manusia menundukkan tantangan-tantangannya, menekuk kesulitan-kesulitannya, dan meringkus masalah-masalahnya sekaligus mengambil keuntungan dari kemenangan-kemenangan itu.
Ingin sukses dan berhasil? Cukup cerdaskah saya, anda, kita?
Tips Kunci Sukses Memotivasi Diri
Pernah Merasa "DOWN" ???
Hey teman-teman berikut ini saya akan coba memberikan tips-tips untuk memotivasi diri kita supaya lebih bersemangat ketika kita sedang dalam kondisi "down" :
#1. Jika sudah terjadi masalah, tidaklah harus dihindari (bingung), tapi haruslah dihadapi dengan pikiran tenang (dipikirkan jalan keluarnya) dan pasti selesai dan akan ada jalan keluarnya.
#2. Menghadapi semua hal, tidak boleh berpikir negat......if, seperti "saya pasti tidak mampu", "saya tidak bisa", dan seterusnya. Tapi selalu berpikir positif, seperti "saya pasti bisa, pasti akan ada jalan keluarnya" dan seterusnya.
#3. Susah dan senang semuanya tergantung pikiran saja ( Pikiran adalah pelopor ). Jadi jaga pikiran kita baik-baik. Jangan berpikir yang negatif ( jelek ), Selalu berpikir yang positif (baik).
#4. Segala kesulitan maupun kesusahan akan berakhir. sebesar apapun masalahnya akan selesai juga dengan berjalannya sang waktu. Seperti pepatah mengatakan " Tidak ada pesta yang tidak pernah berakhir. "
#5. Orang yang sukses 85% ditentukan dari sikap dan prilaku, 15% baru ditentukan ketrampilan. Jadi sikap kita dalam hidup ini sangatlah penting.
#6. Segala sesuatu berubah kita tidak perlu susah. Misalnya sekarang susahnya, selanjutnya pasti berubah menjadi senang. sekarang ada orang yang tidak senang pada kita, suatu saat nanti akan baik juga.
#7. Hukum tabur tuai, berarti berbuat baik akan mendapat hasil yang baik dan sebaliknya, seperti tanam padi, pasti panen padi. Ingatlah!!! Usahakan setiap saat selalu berbuat (tanam) kebaikan agar mendapatkan (panen) kebaikan. Jangan melakukan kejahatan. Dan jangan berharap mendapat balasan dari perbuatan baik yang telah kita lakukan.
#8. Kesehatan adalah paling penting. Jaga kesehatan kita dengan berolahraga, istirahat yang cukup dan jangan makan sembarangan.
#9. Hidup ini penuh dengan masalah, persoalan dan penderitaan. Jadi kita sudah tahu tidak mungkin selalu lancar dan tenang. Siapkan mental, tabah, sabar dan tenaga untuk menghadapinya. itulah kenyataan hidup yang harus dihadapi oleh setiap manusia.
#10. Masa depan seseorang sangat tergantung pada sikap dan buku-buku yang dibaca. Jadi membaca sangat penting dan menentukan masa depan seseorang.
#11. Jangan membicarakan kejelekan orang lain, karena kita akan dinilai jelek oleh orang yang mendengarkannya.
#12. Pergaulan sangat penting dan merupakan salah satu kunci sukses. Boleh bergaul dengan orang jahat maupun baik asal kita harus tahu diri dan jangan terpengaruh lingkungan. Lebihbaik lagi apabila kita bisa menuntun yang jahat ke jalan yang benar.
#13. Budi orang tua, tidak dapat dibayar dengan apapun juga. begitu juga dengan budi orang-orang yang telah membantu diri kita selama ini.
#14. Setiap manusia memiliki kelebihan dan kekurangan. Jadi jangan minder dengan kekurangan kita. dan jangan iri dengan kelebihan orang. hargailah dirimu apa adanya.
#15. Jangan mempertentangkan atau memperdebatkan hal-hal kecil yang tidak berguna dengan siapapun juga.
#16. Kunci kesuksesan dalam hidup ini, selalu bersemangat, berusaha, disiplin, sabar, bekerja keras, rajin berdoa dan banyak berbuat baik serta tidak boleh berputus asa.
#17. Jangan Menilai orang dari Harta (Kekayaan), penampilan ataupun kondisi fisik. Semua orang dilahirkan ke muka bumi ini dalam keadaan yang sama.
sumber : http://10507276.blog.unikom.ac.id/17-tips-kunci.sc
Sunday, April 10, 2011
Tada Kimi Wo Aishiteru
Pada suatu hari ada seorang gadis yang bernama hikari, ia hanya tinggal bersama kakeknya di sebuah desa kecil di kobe, dimana orang-orang menyebutnya desa sampah, karena di desa tersebut merupakan desa yang banyak sekali menimbun sampah sehingga disetiap jalan terdapat sampah yang berserakan. Tapi mau bagaimana lagi, hikari dan kakeknya tidak punya cukup banyak uang untuk pindah ke tempat yang lebih layak untuk ditempati.
Hikari sehari-hari bekerja sebagai tukang cari kayu bakar di hutan, selanjutnya kayu yang telah terkumpul banyak akan diserahkan langsung kepada pengelola kayu bakar untuk mendapatkan upah. Upah yang diperolehnya pun tak seberapa dengan kerjanya seharian penuh memunguti kayu bakar di hutan. Terkadang seharian ia hanya mendapatkan 5.000 rupiah, bahkan ia pernah sama sekali tidak diberi upah karena kerjanya lamban. Uang segitu mana cukup untuk memenuhi kebutuhannya dan kakeknya yang sering sakit-sakitan.
Suatu malam hikari bertekad untuk pergi ke kota Tokyo demi merubah nasibnya agar tidak terus-terusan sengsara. Dengan berbekal uang seadanya dan singkong rebus,ia dan kakeknya pun bergegas melakukan perjalanannya ke kota. Sesampainya di kota, hikari bingung harus melakukan apa untuk mendapatkan uang dan tempat tinggal. Karena kelelahan, ia dan kakeknya duduk di pinggir jalan raya. Saat sedang menyantap singkong rebus yang dibaawanya, tiba-tiba salah seorang dari pejalan kaki melemparkan kepingan uang dihadapannya. Ia pun tersentak kaget, dan langsung memungut uang tersebut lalu ia berlari mengejar orang yang melemparkan uang dihadapannya tadi.
“ hey, pak ini uang yang anda lemparkan tadi” kata hikari sambil menyodorkan kepingan uang kepada orang itu.
“ sudah ambil saja, kamu kan pengemis !!” jawabnya ketus.
“ tapi saya bukan pengemis pak...saya” lanjut hikari, belum sempat melanjutkan kata-katanya, orang berbadan tegap itu langsung pergi meninggalkan hikari.
Hikari menghela nafas panjang sambil memandangi kepingan uang logam itu. Hikari baru sadar kalau ia sejak tadi meninggalkan kakeknya sendirian di pinggir jalan. Secepat mungkin ia berlari menemui kakeknya. Akhirnya ia menemukan kakeknya, tapi ada 3 orang berbadan tegap dan bertato berusaha merampas uang yang ada didalam buntelan kain yang dibawanya dari desa. Dari kejauhan kakekpun berusaha melawan, tapi preman itu mendorong kakek dengan sangat keras sehingga kepalanya terbentur dan mengeluarkan darah. Hikaripun langsung berlari menghampiri kakeknya sambil menangis.
“ ya tuhan...kakek !!! kakek, bertahanlah....hikari akan cari bantuan “ keluh hikari seraya mengusap kening kakeknya yang berlumur darah.
Hikari berdiri di tengah jalan sambil berteriak-teriak meminta bantuan, dengan wajah pucat dan gugup hikari terus mencari orang yang bisa menolong kakeknya tapi tampaknya orang-orang disana tidak ada yang bergerak hatinya melihat orang yang sedang membutuhkan pertolangan. Akhirnya hikari berusaha keras membawa kakeknya dengan menggandengnya ke rumah sakit terdekat. Hikari terus cemas dan berharap agar kakenya bisa di sembuhkan di ruang tunggu ruma sakit. Dokter yang menangani kakeknya keluar dari UGD. Terlihat jelas dari raut wajah dokter itu berita yang tidak menyenangkan, bahwa kakeknya telah meninggal dunia. Spontan air mata terus mengalir dipipi hikari dan langsung menemui kakenya yang sudah terbaring kaku di tempat tidur.
“ kakek.....kenapa kakek ninggali hikari sendirian kek??? Kenapa??? Cuma kakek keluarga hikari satu-satunya, dan sekarang kakek ninggali hikari...hikari sama siapa kek?? Hikari sebatang kara...hiks hiks hiks...” keluh hikari di depan mayat kakeknya sambil menangis terisak-isak.
Merasa kasihan dokter dan pihak rumah sakit meringankan bebannya dengan meniadakan biaya administrasi. Kakeknya dimakamkan di tempat pemakaman massal. Hikari terus menutup matanya di depan makam almarhum kakek dan berusaha keras membayangkan kalau ini hanya mimpi, bahwa kakek masih hidup. Tapi setelah membuka mata, hikari kembali sedih dan meneteskan air matanya sambil mengelus-elus nisan kakek.
Tak terasa hari mulai gelap, ia terus berjalan tanpa arah dan tujuan yang jelas. Matanya menerawang ke atas langit yang gelap gulita, terus membayangkan sosok kakek yang disayanginya. Hikari tak pikir panjang lagi, pikirannya sudah kosong dan berdiri di tengah rel kereta api sambil tersenyum membayangkan ia akan bersama-sama dengan kakeknya. Saat kereta api akan melintas, tiba-tiba seorang pria bertubuh tegap langsung menarik hikari dari lintasan rel kereta api tersebut lalu memeluk hikari hingga kereta api telah melintas.
Hikari masih belum sadar dan masih menutup matanya. Ketika pria itu memanggil-manggilnya
“ nak, apa kamu baik-baik saja?” tanya pria itu sambil mengguncang-guncang tubuh hikari. Kemudian hikari membuka matanya, ternyata yang ada dihadapannya saat ini bukanlah sosok kakek yang disayanginya melaikan pria asing yang belum pernah ia kenal sebelumnya.
“ siapa anda?? Dimana kakek?? Dimana??” tanya hikari seraya melepaskan pelukan pria itu.
“ dimana kakekku?? Apakah anda ingin merampas kakek dariku lagi?? Aku sudah mati, jadi aku ingin bersama-sama dengan kakek!!! Jawab dimana kakekku???! “ lanjut hikari tanpa memberi kesempatan pria asing itu untuk berbicara.
Plakkkkk !!! sebuah tamparan yang keras mengenai pipi hikari. Ia pun langsung tersadar dan menangis.
“ nak, Hidupmu masih panjang! Jangan sia-siakan hidupmu dengan kamu membunuh dirimu sendiri, saya tau kamu sedang banyak masalah, tapi bukan seperti ini cara menyelesaikannya !” jelas pria asing itu menatap wajah hikari dengan tajam.
“ dimana rumahmu nak??” tanya pria itu lagi.
Hikari hanya menggeleng-gelengkan kepalanya.
“ kalau begitu, bagaimana kalau kamu ke rumah paman saja. Disana kamu bisa bekerja sebagai pelayan.”
Mendengar penuturan pria itu, hikari mengangguk-angguk ragu-ragu. Pria baik hati itu langsung membawa hikari menuju rumahnya yang mewah bagaikan istana. Sesampainya di kediaman pria tersebut, hikari langsung melongo melihat kemewahan seperti ini. Dilihatnya di depan pintu masuk sudah berbaris rapi para pelayan yang berjumlah 16 orang, dari kanan kiri ada 8 pelayan cowok cewek. Pria itu langsung mengajak hikari masuk kedalam rumahnya dengan sangat ramah. Di ruang keluarga sudah ditunggu oleh kedua putra tampannya yaitu Hikaru adalah kakak dan Hyde adalah adik. Ibu mereka telah lama meninggal sejak setelah melahirkan Hyde anak bungsu dari pak Fujiyama Matsumoto. Meskipun banyak gadis-gadis dari kalangan atas tertarik kepada ayah hikaru dan hyde, namun ayah mereka tidak ingin menikah lagi melainkan setia pada almarhumah istrinya dan merawat anak-anaknya yang kelak akan menjadi pewaris keluarga Matsumoto.
Hikaru langsung menyabut ayahnya dan hikari dengan ramah. Itu membuat hati hikari berdebar-debar. Lain halnya dengan hyde, sifatnya dingin dan egois. Para pelayannya saja sering di caci maki olehnya karena keegoisannya itu.
“ ayah dari mana sih?? Kenapa ayah membawa gadis kumuh ini?? Rumah kita nanti akan kotor!” tanya hyde dengan gaya khasnya melipat kedua tangannya didepan dada dengan ketus.
“ ayah tadi menemukannya di lintasan rel kereta api, ia tidak punya rumah. Mulai saat ini gadis ini akan tinggal bersama kita untuk membantu para pelayan lainnya.” Jelas ayah hyde dengan ramah.
“ owgh..begitu, jadi nama kamu siapa??” tanya hikaru dengan ramah.
“ na-na-nama saya Hikari...” jawab hikari terbata-bata.
“ wah...kebetulan sekali nama hikaru juga mempunyai arti yang sama dengan hikari yaitu “cahaya”.” Ungkap pak fujiyama gembira.
Terlihat jelas wajah hyde tidak senang dengan kehadiran hikari, namun ia tidak dapat berbuat apa-apa jika ayahnya sendiri yang bertindak.
Hikari dibawa kekamarnya dan pak fujiyama menyuruh pelayan wanita untuk membantu membersihkan tubuh hikari. setelah semuanya selesai hikari turun dari kamarnya dengan mengenakan dress maid yang dikenakan oleh pelayan lainnya. Ia sangat cantik mengenakan dress tersebut, sehingga membuat ayah dan anak-anak matsumoto terpana.
“ ehm...anu..apa saya terlihat aneh??” tanya hikari malu-malu.
“ wah...ternyata hikari memang cantik, mirip dengan almarhum istri saya” puji pak fujiyama.
“ ya hikari gadis yang manis ^_^” sambung hikaru.
Sebenarnya hyde juga merasakan apa yang dirasakan oleh ayah dan kakaknya itu, tapi karena rasa gengsinya yang lebih tinggi ia malah menjelek-jelekkan hikari. mendengar kata-kata hyde tadi, hikari tidak peduli kemudian langsung mengerjakan tugasnya sebagai pelayan.
Semenjak hikari tinggal dikediaman keluarga matsumoto, ia merasakan seperti mempunyai keluarga baru. Semua orang yang ada dirumah itu menyayanginya tetapi tidak dengan hyde, ia sombong, egois, dan sifatnya bikin jengkel terus.
Pada suatu malam, hikari yang berada didalam kamarnya berbicara sendiri sambil memandangi foto kakeknya. “ kakek, hikari senang sekali karena hikari menemukan keluarga baru. Semuanya sayang sama hikari terutama hikaru, putra pertama pak fujiyama. Dia orangnya baik hati, ramah kepada siapa saja dan hikari sayang sama hikaru kek.....beda dengan saudaranya hyde! Dia orangnya dingin, sombong, egois teruss suka marah-marah lagi...hikari aja pernah dijelek-jelekkannya. Dia itu memperlakukan hikari seperti laki-laki kek...masa’ hikari pernah disuruh menebang pohon yang ada dihalaman belakang rumah,,lelah sekali rasanya kek, hikari sampai mau pingsan mengangkat pohon segede itu...hyde malah tertawa terbahak-bahak. Sebel sih rasanya, tapi hikari juga suka waktu hyde tertawa seperti itu, soalnya baru pertama kalinya dia menampakkan wajah bahagianya. Hem...sudah dulu kek ya, nanti hikari cerita lagi yang menyenagkan. Hikari sayang kakek muuach!!” ungkap hikari pada foto almarhum kakeknya sambil tersenyum dan mencium foto tersebut.
Ia tidak sadar bahwa dari tadi hyde yang tidak sengaja lewat didepan kamarnya mendengar semua penuturan hikari. awalnya ia kesal saat namanya dimasukkan dalam daftar orang yang menjengkelkan, tetapi saat hikari berkata “suka” saat ia tertawa, wajah hyde langsung memerah malu. Kemudian ia mengetuk pintu hikari seraya menyuruh hikari untuk tidur jangan terlalu malam. Mendengar apa yang dikatakan hyde, hikari sempat tidak percaya dengan apa yang didengarnya barusan. Lantas hikari mencubit-cubit pipinya lalu berkata apakah ini nyata? Seorang hyde bisa juga peduli padanya, padahal dari awal hyde nggak pernah peduli setengah mati dengan hikari. melihat tingkah hikari yang aneh itu hyde langsung berkata, “ sudahlah lupakan !! sekarang kamu tidur bawel !! jangan GR ya....huh!!!” sangkal hyde dengan kata-katanya.
Padahal wajah yang tadinya ramah, tiba-tiba kembali jadi monster galak yang egois !! huh....setelah itu hyde menutup pintu kamar hikari dan kembali kekamarnya, tanpa ia sadari ternyata ia tersenyum sendiri dan itu membuat kakaknya, hikaru aneh melihat tingkah laku hyde setelah dari kamar hikari.
Keesokan harinya pak fujiyama mengumumkan bahwa nanti malam ulang tahun hyde akan dirayakan dengan mengundang 5000 tamu undangan dari kalangan elit semua. Mendengar hal itu, hikari yang sedang asyik-asyiknya menyantap roti panggang tersedak. Semuanya langsung kaget melihat hikari tersedak lalu hikaru mengambilkannya air minum untuk menghilangkan sedakannya.
“ maaf pak, apa tidak kebanyakan mengundang 5000 orang?? Kalau bisa undang tamu secukupnya saja, kalau banyak yang tidak datang kan mubazir hehehe” usul hikari sambil nyengir.
Mendengar usulan hikari, semunya terdiam sesaat. Lalu pak fujiyama langsung menyetujui usulan dari hikari. dan disepakati akan mengundang tamu-tamu penting saja. Termasuk teman lama ayah hyde bersama putrinya mellisa yang bermaksud akan ditunangkan dengan hyde.
Acara pun dilangsungkan. Pak fujiyama menyuruh hikari memakai gaun yang dibelikannya untuk acara pesta ulang tahun hyde, namun hikari tidak memakainya karena menurutnya gaun itu terlalu indah dan mewah, jadi ia pikir tidak cocok untuk memakainya. Hikari lebih suka memakai pakaian maid (pelayan). Melihat hikari tidak mengenakan gaun yang diberikan ayah hyde, beliau sedikit kecewa namun setelah mendengar penuturan hikari, pak fujiyama tersenyum dan mengelus-elus rambut hikari. dan mengikuti kemauannya.
Hikari sibuk melayani para tamu dengan baik sementara hyde selalu berwajah masam saat didampingi oleh mellisa putri teman ayahnya hyde yang datang dari london. Mellisa berusaha mengajak ngobrol hyde, tapi responnya hanya datar. Ketika hikari datang menghampirinya untuk menawarkan minuman, wajah hyde yang tadinya masam kini sejak hikari datang wajahnya langsung berubah tersipu malu. Untuk menutupi gengsinya ia langsung memarahi hikari karena lama sekali melayaninya.
“ Hikari!! kemana saja kamu?? Kenapa lama sekali?? Kamu sengaja ya buat aku mati kehausan??sana cepat ambilkan minuman untukku dan tamuku ini!” bentak hyde main-main seraya mencubit pipi hikari.
Melihat tingkah laku hyde saat bersamanya, wajahnya terlihat masam tetapi saat gadis pelayan itu datang wajahnya langsung berubah gembira. Mellisa langsung bertanya kepada hyde tentang gadis itu, tapi hyde tak menjawab pertanyaan dari mellisa dan langsung pergi meninggalkan mellisa yang masih penasaran dengan gadis pelayan itu. Mellisa merasa terhina karena telah diacuhkan oleh hyde, lalu mengadukannya pada mamanya. Ternyata ibu dan anak itu telah membuat rencana licik untuk menguasai harta kekayaan keluarga matsumoto dengan cara menikahkan putrinya dengan putra bungsu fujiyama matsumoto. Setelah berhasil menikahkan putrinya, mereka akan menyusun rencana-rencana jahatnya untuk menguasai harta keluarga matsumoto.
Saat sedang berjalan kedapur, hikari tidak sengaja mendengar pembicaraan teman lama pak fujiyama rencana jahat untuk menguasai harta keluarga matsumoto. Spontan hikari tersentak kaget tidak percaya apa yang barusan didengarnya. Tapi hikari berusaha menyembunyikan hal tersebut pada keluarga matsumoto, karena kalau ia ceritakan kepada pak fujiyama, disangka ia hanya mengada ada tanpa bukti terlebih dahulu.
Hikari kembali melanjutkan tugasnya melayani para tamu. Ayah hikaru dan hyde mengumpulkan semua orang untuk mendengarkan pengumumannya yang akan mengejutkan semua orang terutama hyde, hikaru, dan hikari.
“ perhatian semua para tamu, saya selaku kepala keluarga, fujiyama matsumoto di acara pesta ulang tahun putra bungsu saya hyde matsumoto, akan mengumumkan bahwa hyde akan saya tunangkan dengan mellisa yaitu putri tunggal teman lama saya elizabeth dari london.” Begitu ungkapan pak fujiyama.
Semuanya tersentak kaget senang tetapi tidak dengan hyde, hyde tau persis watak ibu anak yang akan di tunangkan kepadanya. Namun, hikari berbeda. Ia langsung mengucapkan selamat kepada hyde atas akan pertunangannya dengan mellisa. Hyde kaget mendengar ucapan hikari, dan langsung melepaskan genggaman tangan hikari. kemudian pak fujiyama mengumumkan satu berita bahagia lagi, yang makin membuat hyde terkejut.
“ saya akan menjodohkan putra pertama saya, hikaru matsumoto dengan putri angkat saya, Hikari. sekian berita bahagia dari saya, silakan hidangannya kembali dinikmati.” Tutur pak fujiyama dengan hati yang gembira.
Hikari masih tidak percaya apa yang dikatan pak fujiyama, kalau dirinya akan menikah dengan Hikaru Matsumoto. Namun hikaru tidak keberatan dengan pertunangan tersebut, justru membuatnya bahagia.
Hari pernikahan telah ditetapkan, kali ini ayahnya menetapkan pernikahan hikaru duluan, karena ia lebih tua setahun dibanding hyde. Segala kebutuhan dan perlengkapan untuk pernikahan hikari dan hikaru dalam waktu dekat ini. Hal ini membuat hati hikari cemas, apakah ia yakin dengan calon suaminya kelak???. Disisi lain hyde bimbang dan terus kepikiran soal pernikahan hikari dan hikaru. Ternyata ia mengakui bahwa ia mencintai hikari dan tidak rela jika orang lain yang akan mendampingi hidupnya sebagai suami.
Ketika hikari pergi keluar rumah untuk mencari udara segar sekaligus menenagkan pikirannya, tiba-tiba ia melihat seorang pemuda yang sedang tiduran di rerumputan yang hijau. Hikari langsung mengenali sosok pemuda itu yang tidak lain adalah hyde. Ia langsung menghampirinya. Saat hyde membuka matanya, hyde tersentak kaget ternyata yang ada di depan wajahnya saat ini adalah hikari, gadis yang ada dalam bayangannya.
“ apa-apaan sih kamu ini!! Kamu senang ya lihat saya jantungan!!” kata hyde seraya bangkit dari tidurnya lalu duduk.
“ hahahahaha...ternyata hyde lucu ya kalau sedang tidur ^_^” jawab hikari sambil tersenyum. Mendengar penuturan hikari, wajah hyde langsung memerah malu.
“ apaan sih kamu ! lucu-lucu memangnya saya badut apa??” bantah hyde.
“ hahahaha...ya nggaklah, masa’ kakak angkatku yang tampan ini mirip badut sih.” Lanjut hikari. yang sempat membuat hyde hampir pingsan karena dibilang tampan oleh hikari.
“ udah ah..kamu ngapain kesini?? Jangan-jangan kamu buntuti saya ya?”
“ enak aja...tadi aku Cuma jalan-jalan aja kuk’z tapi lihat hyde ada disini, jadi ikutan kesini deh hehehehehehe”
“ huft...kirain buntuti saya,,hikari..hikari...kamu emang manis hahaha ups...:-x” tanpa sadar hyde kelepasan ngomong kalau selama ini ia juga sangat mengagumi hikari yang manis dan lucu.
“ hah?? Apa??? Aku nggak salah dengar kan?? Coba sekali lagi katakan, tadi nggak jelas loh..” sangkal hikari.
“ ah sudahlah nggak papa lupakan !!”
“ ah bohong....tadi bilang hikari manis kan, hehehehehe ternyata hyde mengagumiku juga >//< duh jadi malu kan”
Hyde hanya menggeleng-geleng terpaksa. Tiba-tiba hyde langsung memeluk hikari dengan erat.
“ hikari, mungkin sudah terlambat bagiku untuk ngungkapkannya sekarang, tapi ini kesempatan terakhirku untuk bilang kalau aku......” ungkap hyde seraya mencium kening hikari dengan kata-kata yang masih menggantung, lalu hyde pergi meninggalkan hikari.
Hikari hanya bengong sambil mengelus-elus keningnya. Tidak percaya apa yang dilakukan oleh hyde untuk pertama kalinya. Tapi hikari masih tidak paham dengan kata-kata yang sempat menggantung itu. Ia berusaha bertanya pada hyde, apa kata-kata selanjutnya yang belum sempat ia katakan. Dimana hyde berada, hikari selalu mengikutinya. Saat hyde akan tidur, saat sarapan, bahkan saat mandipun ia menanyakannya. Hyde pikir hikari sudah paham dengan perasaannya, tapi bodohnya bener-bener nggak ketolongan.
Sampai tiba acara pernikahan hikaru dan hikari. namun hikari belum juga menemukan kata-kata yang tergantung itu. Ia sangat manis mengenakan gaun pengantin berwarna putih dengan dihiasi bunga mawar putih digaunnya. Hyde hanya tersenyum melihatnya akan bersanding dengan orang lain, yaitu dengan kakaknya sendiri. Apakah ia mampu untuk melihat orang yang dicintainya itu akan menikah dengan kakaknya sendiri??
Hikaru terlihat sangat tampan dan dewasa mengenakan jas yang dihiasi mawar putih yang ada disakunya. Begitupun dengan ayah hikaru, ia sangat bahagia melihat putranya akan menikah dan tidak sabar untuk menimang cucu.
Ketika ijab qabul akan dilaksanakan, hikari dengan wajah yang cemas dan murung melihat kearah hyde terus, seakan-akan ia tidak ingin menikah dengan hikaru. Hyde pun begitu, ia tak bisa berbuat banyak. Hanya bisa melihatnya akan menjadi kakak iparnya. Tanpa ia sadari hyde meneteskan air mata. Tampaknya hikaru mengerti akan perasaan hyde dan hikari, ia bukanlah orang yang tega merebut orang yang dicintai adiknya sendiri kemudian hikaru membatalkan pernikahannya dengan hikari.
“ tunggu, saya keberatan dengan pernikahan ini!! Jadi, pernikahan ini dibatalkan” tandas hikaru dengan tegas.
Mendengar pernyataan hikaru, semuanya tersentak kaget terutama ayahnya fujiyama matsumoto.
“ apa-apaan kamu hikaru?!! Kamu mau membuat malu keluarga kita apa?!! “ tanya ayahnya dengan nada marah.
“ bukan seperti itu ayah, saya membatalkan pernikahan ini karena saya tidak ingin menyakiti hati saudara saya sendiri. Ayah sendiri yang mengajarkan kepada saya, “jangan merebut milik orang lain apapun itu” nah, saya rasa hikari adalah milik hyde dan saya tidak berhak untuk memiliki hikari.” jelas hikaru dengan bijaksana.
Tiba-tiba salah seorang tidak setuju dengan pendapat hikaru, dia tidak lain adalah nyonya elizabeth dan putrinya mellisa.
“ ini tidak boleh terjadi ! karena hyde akan menikah dengan putri saya mellisa” tandas nyonya eliza sambil menunjuk-nunjuk putrinya.
“ ah..iya saya baru ingat, pernikahan hyde dan mellisa akan dibatalkan karena saya tahu kalau anda hanya ingin mengusai harta ayah saya setelah menikahkan putri anda dengan adik saya kan!! Kalau saudara semua tidak percaya, saya punya bukitanya. Pembicaraan yang telah direkam oleh pelayan setia saya pak tanaka.” Lanjut hikaru memojokkan nyonya elizabeth dan mellisa.
“ tunggu itu semua tidak benar !! kami hanya difitnah !! “ nyonya eliza mati-matian menyangkal rencana yang akan dijalankannya tersebut. Berusaha keras ia memohon-mohon pada pak fujiyama agar dia percaya, namun ia diam saja dan langsung menyuruh pengawal untuk membawanya ke kantor polisi.
Ayah hikaru pun bangga dengan putranya itu, dan beliau sangat merasa bersalah, nyaris saja ia akan memisahkan orang yang saling mencintai.
“ oke hadirin sekalian, tadi hanyalah salah paham diantara keluarga kami. Pernikahan akan tetap dilanjutkan tetapi mempelai prianya adalah hyde, adik saya satu-satunya” ungkap hikaru melepaskan jasnya, lalu memakaikannya ke tubuh hyde.
Dan akhirnya hikari dan hyde melangsungkan pernikahan yang tidak mereka duga sama sekali, namun keduanya terlihat sangat bahagia. Begitu pula ayahnya dan hikaru, mereka bahagia melihat hyde & hikari bahagia.
“ kak, arigatou ne !! kak hikaru memang kakak yang tebaik..:D” ungkap hyde setelah akad nikahnya dengan hikari.
“ yah...untung saja kamu adikku yang ku sayang, coba kalau tidak...pasti aku sudah menikah dengan hikari hahahaha” goda hikaru.
“ ayah, aku bahagia sekali ayah juga merestui aku dan hikari,,ehm......ayah ingin sekali menimang cucu kan?? Ayah mau berapa cucu, sebutkan saja? Hahaha” bisik hyde kepada ayahnya.
Hikari yang mendengar apa yang dikatakan hyde langsung mencubit pinggang hyde karena sangat malu, membicarakan hal itu kepada mereka. Rumah itupun dipenuhi dengan tawa suasana bahagia.
“ ehm...waktu itu aku masih penasaran dengan apa yang hyde katakan” tanya hikari memotong pembicaraan.
“ yang mana ? sudah lupa tuh!” jawab hyde belagak lupa.
“ itu loh yang waktu di rerumputan yang luas banget, ah...sudahlah paling hyde sudah lupa huft!!”
“ nggak lupa tuh !! mau dengar?? aku mencintaimu sampai detak jantungku berhenti...” bisik hyde dengan lembut ditelinga hikari.
“ ah...aku juga mencintaimu sampai keubun-ubunku hehehehe” ungkap hikari.
“ ehm...kalau begitu aku mau kita punya maksimal 11 anak, minimal 6 anak ya biar ayah ada yang menemani hehehehe” bisik hyde merayu hikari.
“ eh...mana bisa begitu >//<” jawab hikari malu.
“ ya harus bisa dunk’z” tambah hyde terus menggoda hikari.
Beberapa tahun setelah pernikahan hyde dan hikari, mereka dikaruniai 6 orang anak. 5 anak laki-laki dan 1 anak perempuan. Yaitu shin matsumoto, yuu matsumoto, takeru matsumoto, rito matsumoto, reno matsumoto, dan erika matsumoto. Itu adalah keluarga besar matsumoto ^_^.
Hikaru pun tidak mau kalah dengan hyde, ia juga mempunyai 5 orang anak dari hasil pernikahannya dengan gadis bangsawan london saat ia bekerja di london.
Sejak saat itu keluarga mereka selalu ramai dipenuhi dengan suara tangis dan tawa anak-anak. Dan mereka semua hidup bahagia selamanya ^____^.
*The End *
Hikari sehari-hari bekerja sebagai tukang cari kayu bakar di hutan, selanjutnya kayu yang telah terkumpul banyak akan diserahkan langsung kepada pengelola kayu bakar untuk mendapatkan upah. Upah yang diperolehnya pun tak seberapa dengan kerjanya seharian penuh memunguti kayu bakar di hutan. Terkadang seharian ia hanya mendapatkan 5.000 rupiah, bahkan ia pernah sama sekali tidak diberi upah karena kerjanya lamban. Uang segitu mana cukup untuk memenuhi kebutuhannya dan kakeknya yang sering sakit-sakitan.
Suatu malam hikari bertekad untuk pergi ke kota Tokyo demi merubah nasibnya agar tidak terus-terusan sengsara. Dengan berbekal uang seadanya dan singkong rebus,ia dan kakeknya pun bergegas melakukan perjalanannya ke kota. Sesampainya di kota, hikari bingung harus melakukan apa untuk mendapatkan uang dan tempat tinggal. Karena kelelahan, ia dan kakeknya duduk di pinggir jalan raya. Saat sedang menyantap singkong rebus yang dibaawanya, tiba-tiba salah seorang dari pejalan kaki melemparkan kepingan uang dihadapannya. Ia pun tersentak kaget, dan langsung memungut uang tersebut lalu ia berlari mengejar orang yang melemparkan uang dihadapannya tadi.
“ hey, pak ini uang yang anda lemparkan tadi” kata hikari sambil menyodorkan kepingan uang kepada orang itu.
“ sudah ambil saja, kamu kan pengemis !!” jawabnya ketus.
“ tapi saya bukan pengemis pak...saya” lanjut hikari, belum sempat melanjutkan kata-katanya, orang berbadan tegap itu langsung pergi meninggalkan hikari.
Hikari menghela nafas panjang sambil memandangi kepingan uang logam itu. Hikari baru sadar kalau ia sejak tadi meninggalkan kakeknya sendirian di pinggir jalan. Secepat mungkin ia berlari menemui kakeknya. Akhirnya ia menemukan kakeknya, tapi ada 3 orang berbadan tegap dan bertato berusaha merampas uang yang ada didalam buntelan kain yang dibawanya dari desa. Dari kejauhan kakekpun berusaha melawan, tapi preman itu mendorong kakek dengan sangat keras sehingga kepalanya terbentur dan mengeluarkan darah. Hikaripun langsung berlari menghampiri kakeknya sambil menangis.
“ ya tuhan...kakek !!! kakek, bertahanlah....hikari akan cari bantuan “ keluh hikari seraya mengusap kening kakeknya yang berlumur darah.
Hikari berdiri di tengah jalan sambil berteriak-teriak meminta bantuan, dengan wajah pucat dan gugup hikari terus mencari orang yang bisa menolong kakeknya tapi tampaknya orang-orang disana tidak ada yang bergerak hatinya melihat orang yang sedang membutuhkan pertolangan. Akhirnya hikari berusaha keras membawa kakeknya dengan menggandengnya ke rumah sakit terdekat. Hikari terus cemas dan berharap agar kakenya bisa di sembuhkan di ruang tunggu ruma sakit. Dokter yang menangani kakeknya keluar dari UGD. Terlihat jelas dari raut wajah dokter itu berita yang tidak menyenangkan, bahwa kakeknya telah meninggal dunia. Spontan air mata terus mengalir dipipi hikari dan langsung menemui kakenya yang sudah terbaring kaku di tempat tidur.
“ kakek.....kenapa kakek ninggali hikari sendirian kek??? Kenapa??? Cuma kakek keluarga hikari satu-satunya, dan sekarang kakek ninggali hikari...hikari sama siapa kek?? Hikari sebatang kara...hiks hiks hiks...” keluh hikari di depan mayat kakeknya sambil menangis terisak-isak.
Merasa kasihan dokter dan pihak rumah sakit meringankan bebannya dengan meniadakan biaya administrasi. Kakeknya dimakamkan di tempat pemakaman massal. Hikari terus menutup matanya di depan makam almarhum kakek dan berusaha keras membayangkan kalau ini hanya mimpi, bahwa kakek masih hidup. Tapi setelah membuka mata, hikari kembali sedih dan meneteskan air matanya sambil mengelus-elus nisan kakek.
Tak terasa hari mulai gelap, ia terus berjalan tanpa arah dan tujuan yang jelas. Matanya menerawang ke atas langit yang gelap gulita, terus membayangkan sosok kakek yang disayanginya. Hikari tak pikir panjang lagi, pikirannya sudah kosong dan berdiri di tengah rel kereta api sambil tersenyum membayangkan ia akan bersama-sama dengan kakeknya. Saat kereta api akan melintas, tiba-tiba seorang pria bertubuh tegap langsung menarik hikari dari lintasan rel kereta api tersebut lalu memeluk hikari hingga kereta api telah melintas.
Hikari masih belum sadar dan masih menutup matanya. Ketika pria itu memanggil-manggilnya
“ nak, apa kamu baik-baik saja?” tanya pria itu sambil mengguncang-guncang tubuh hikari. Kemudian hikari membuka matanya, ternyata yang ada dihadapannya saat ini bukanlah sosok kakek yang disayanginya melaikan pria asing yang belum pernah ia kenal sebelumnya.
“ siapa anda?? Dimana kakek?? Dimana??” tanya hikari seraya melepaskan pelukan pria itu.
“ dimana kakekku?? Apakah anda ingin merampas kakek dariku lagi?? Aku sudah mati, jadi aku ingin bersama-sama dengan kakek!!! Jawab dimana kakekku???! “ lanjut hikari tanpa memberi kesempatan pria asing itu untuk berbicara.
Plakkkkk !!! sebuah tamparan yang keras mengenai pipi hikari. Ia pun langsung tersadar dan menangis.
“ nak, Hidupmu masih panjang! Jangan sia-siakan hidupmu dengan kamu membunuh dirimu sendiri, saya tau kamu sedang banyak masalah, tapi bukan seperti ini cara menyelesaikannya !” jelas pria asing itu menatap wajah hikari dengan tajam.
“ dimana rumahmu nak??” tanya pria itu lagi.
Hikari hanya menggeleng-gelengkan kepalanya.
“ kalau begitu, bagaimana kalau kamu ke rumah paman saja. Disana kamu bisa bekerja sebagai pelayan.”
Mendengar penuturan pria itu, hikari mengangguk-angguk ragu-ragu. Pria baik hati itu langsung membawa hikari menuju rumahnya yang mewah bagaikan istana. Sesampainya di kediaman pria tersebut, hikari langsung melongo melihat kemewahan seperti ini. Dilihatnya di depan pintu masuk sudah berbaris rapi para pelayan yang berjumlah 16 orang, dari kanan kiri ada 8 pelayan cowok cewek. Pria itu langsung mengajak hikari masuk kedalam rumahnya dengan sangat ramah. Di ruang keluarga sudah ditunggu oleh kedua putra tampannya yaitu Hikaru adalah kakak dan Hyde adalah adik. Ibu mereka telah lama meninggal sejak setelah melahirkan Hyde anak bungsu dari pak Fujiyama Matsumoto. Meskipun banyak gadis-gadis dari kalangan atas tertarik kepada ayah hikaru dan hyde, namun ayah mereka tidak ingin menikah lagi melainkan setia pada almarhumah istrinya dan merawat anak-anaknya yang kelak akan menjadi pewaris keluarga Matsumoto.
Hikaru langsung menyabut ayahnya dan hikari dengan ramah. Itu membuat hati hikari berdebar-debar. Lain halnya dengan hyde, sifatnya dingin dan egois. Para pelayannya saja sering di caci maki olehnya karena keegoisannya itu.
“ ayah dari mana sih?? Kenapa ayah membawa gadis kumuh ini?? Rumah kita nanti akan kotor!” tanya hyde dengan gaya khasnya melipat kedua tangannya didepan dada dengan ketus.
“ ayah tadi menemukannya di lintasan rel kereta api, ia tidak punya rumah. Mulai saat ini gadis ini akan tinggal bersama kita untuk membantu para pelayan lainnya.” Jelas ayah hyde dengan ramah.
“ owgh..begitu, jadi nama kamu siapa??” tanya hikaru dengan ramah.
“ na-na-nama saya Hikari...” jawab hikari terbata-bata.
“ wah...kebetulan sekali nama hikaru juga mempunyai arti yang sama dengan hikari yaitu “cahaya”.” Ungkap pak fujiyama gembira.
Terlihat jelas wajah hyde tidak senang dengan kehadiran hikari, namun ia tidak dapat berbuat apa-apa jika ayahnya sendiri yang bertindak.
Hikari dibawa kekamarnya dan pak fujiyama menyuruh pelayan wanita untuk membantu membersihkan tubuh hikari. setelah semuanya selesai hikari turun dari kamarnya dengan mengenakan dress maid yang dikenakan oleh pelayan lainnya. Ia sangat cantik mengenakan dress tersebut, sehingga membuat ayah dan anak-anak matsumoto terpana.
“ ehm...anu..apa saya terlihat aneh??” tanya hikari malu-malu.
“ wah...ternyata hikari memang cantik, mirip dengan almarhum istri saya” puji pak fujiyama.
“ ya hikari gadis yang manis ^_^” sambung hikaru.
Sebenarnya hyde juga merasakan apa yang dirasakan oleh ayah dan kakaknya itu, tapi karena rasa gengsinya yang lebih tinggi ia malah menjelek-jelekkan hikari. mendengar kata-kata hyde tadi, hikari tidak peduli kemudian langsung mengerjakan tugasnya sebagai pelayan.
Semenjak hikari tinggal dikediaman keluarga matsumoto, ia merasakan seperti mempunyai keluarga baru. Semua orang yang ada dirumah itu menyayanginya tetapi tidak dengan hyde, ia sombong, egois, dan sifatnya bikin jengkel terus.
Pada suatu malam, hikari yang berada didalam kamarnya berbicara sendiri sambil memandangi foto kakeknya. “ kakek, hikari senang sekali karena hikari menemukan keluarga baru. Semuanya sayang sama hikari terutama hikaru, putra pertama pak fujiyama. Dia orangnya baik hati, ramah kepada siapa saja dan hikari sayang sama hikaru kek.....beda dengan saudaranya hyde! Dia orangnya dingin, sombong, egois teruss suka marah-marah lagi...hikari aja pernah dijelek-jelekkannya. Dia itu memperlakukan hikari seperti laki-laki kek...masa’ hikari pernah disuruh menebang pohon yang ada dihalaman belakang rumah,,lelah sekali rasanya kek, hikari sampai mau pingsan mengangkat pohon segede itu...hyde malah tertawa terbahak-bahak. Sebel sih rasanya, tapi hikari juga suka waktu hyde tertawa seperti itu, soalnya baru pertama kalinya dia menampakkan wajah bahagianya. Hem...sudah dulu kek ya, nanti hikari cerita lagi yang menyenagkan. Hikari sayang kakek muuach!!” ungkap hikari pada foto almarhum kakeknya sambil tersenyum dan mencium foto tersebut.
Ia tidak sadar bahwa dari tadi hyde yang tidak sengaja lewat didepan kamarnya mendengar semua penuturan hikari. awalnya ia kesal saat namanya dimasukkan dalam daftar orang yang menjengkelkan, tetapi saat hikari berkata “suka” saat ia tertawa, wajah hyde langsung memerah malu. Kemudian ia mengetuk pintu hikari seraya menyuruh hikari untuk tidur jangan terlalu malam. Mendengar apa yang dikatakan hyde, hikari sempat tidak percaya dengan apa yang didengarnya barusan. Lantas hikari mencubit-cubit pipinya lalu berkata apakah ini nyata? Seorang hyde bisa juga peduli padanya, padahal dari awal hyde nggak pernah peduli setengah mati dengan hikari. melihat tingkah hikari yang aneh itu hyde langsung berkata, “ sudahlah lupakan !! sekarang kamu tidur bawel !! jangan GR ya....huh!!!” sangkal hyde dengan kata-katanya.
Padahal wajah yang tadinya ramah, tiba-tiba kembali jadi monster galak yang egois !! huh....setelah itu hyde menutup pintu kamar hikari dan kembali kekamarnya, tanpa ia sadari ternyata ia tersenyum sendiri dan itu membuat kakaknya, hikaru aneh melihat tingkah laku hyde setelah dari kamar hikari.
Keesokan harinya pak fujiyama mengumumkan bahwa nanti malam ulang tahun hyde akan dirayakan dengan mengundang 5000 tamu undangan dari kalangan elit semua. Mendengar hal itu, hikari yang sedang asyik-asyiknya menyantap roti panggang tersedak. Semuanya langsung kaget melihat hikari tersedak lalu hikaru mengambilkannya air minum untuk menghilangkan sedakannya.
“ maaf pak, apa tidak kebanyakan mengundang 5000 orang?? Kalau bisa undang tamu secukupnya saja, kalau banyak yang tidak datang kan mubazir hehehe” usul hikari sambil nyengir.
Mendengar usulan hikari, semunya terdiam sesaat. Lalu pak fujiyama langsung menyetujui usulan dari hikari. dan disepakati akan mengundang tamu-tamu penting saja. Termasuk teman lama ayah hyde bersama putrinya mellisa yang bermaksud akan ditunangkan dengan hyde.
Acara pun dilangsungkan. Pak fujiyama menyuruh hikari memakai gaun yang dibelikannya untuk acara pesta ulang tahun hyde, namun hikari tidak memakainya karena menurutnya gaun itu terlalu indah dan mewah, jadi ia pikir tidak cocok untuk memakainya. Hikari lebih suka memakai pakaian maid (pelayan). Melihat hikari tidak mengenakan gaun yang diberikan ayah hyde, beliau sedikit kecewa namun setelah mendengar penuturan hikari, pak fujiyama tersenyum dan mengelus-elus rambut hikari. dan mengikuti kemauannya.
Hikari sibuk melayani para tamu dengan baik sementara hyde selalu berwajah masam saat didampingi oleh mellisa putri teman ayahnya hyde yang datang dari london. Mellisa berusaha mengajak ngobrol hyde, tapi responnya hanya datar. Ketika hikari datang menghampirinya untuk menawarkan minuman, wajah hyde yang tadinya masam kini sejak hikari datang wajahnya langsung berubah tersipu malu. Untuk menutupi gengsinya ia langsung memarahi hikari karena lama sekali melayaninya.
“ Hikari!! kemana saja kamu?? Kenapa lama sekali?? Kamu sengaja ya buat aku mati kehausan??sana cepat ambilkan minuman untukku dan tamuku ini!” bentak hyde main-main seraya mencubit pipi hikari.
Melihat tingkah laku hyde saat bersamanya, wajahnya terlihat masam tetapi saat gadis pelayan itu datang wajahnya langsung berubah gembira. Mellisa langsung bertanya kepada hyde tentang gadis itu, tapi hyde tak menjawab pertanyaan dari mellisa dan langsung pergi meninggalkan mellisa yang masih penasaran dengan gadis pelayan itu. Mellisa merasa terhina karena telah diacuhkan oleh hyde, lalu mengadukannya pada mamanya. Ternyata ibu dan anak itu telah membuat rencana licik untuk menguasai harta kekayaan keluarga matsumoto dengan cara menikahkan putrinya dengan putra bungsu fujiyama matsumoto. Setelah berhasil menikahkan putrinya, mereka akan menyusun rencana-rencana jahatnya untuk menguasai harta keluarga matsumoto.
Saat sedang berjalan kedapur, hikari tidak sengaja mendengar pembicaraan teman lama pak fujiyama rencana jahat untuk menguasai harta keluarga matsumoto. Spontan hikari tersentak kaget tidak percaya apa yang barusan didengarnya. Tapi hikari berusaha menyembunyikan hal tersebut pada keluarga matsumoto, karena kalau ia ceritakan kepada pak fujiyama, disangka ia hanya mengada ada tanpa bukti terlebih dahulu.
Hikari kembali melanjutkan tugasnya melayani para tamu. Ayah hikaru dan hyde mengumpulkan semua orang untuk mendengarkan pengumumannya yang akan mengejutkan semua orang terutama hyde, hikaru, dan hikari.
“ perhatian semua para tamu, saya selaku kepala keluarga, fujiyama matsumoto di acara pesta ulang tahun putra bungsu saya hyde matsumoto, akan mengumumkan bahwa hyde akan saya tunangkan dengan mellisa yaitu putri tunggal teman lama saya elizabeth dari london.” Begitu ungkapan pak fujiyama.
Semuanya tersentak kaget senang tetapi tidak dengan hyde, hyde tau persis watak ibu anak yang akan di tunangkan kepadanya. Namun, hikari berbeda. Ia langsung mengucapkan selamat kepada hyde atas akan pertunangannya dengan mellisa. Hyde kaget mendengar ucapan hikari, dan langsung melepaskan genggaman tangan hikari. kemudian pak fujiyama mengumumkan satu berita bahagia lagi, yang makin membuat hyde terkejut.
“ saya akan menjodohkan putra pertama saya, hikaru matsumoto dengan putri angkat saya, Hikari. sekian berita bahagia dari saya, silakan hidangannya kembali dinikmati.” Tutur pak fujiyama dengan hati yang gembira.
Hikari masih tidak percaya apa yang dikatan pak fujiyama, kalau dirinya akan menikah dengan Hikaru Matsumoto. Namun hikaru tidak keberatan dengan pertunangan tersebut, justru membuatnya bahagia.
Hari pernikahan telah ditetapkan, kali ini ayahnya menetapkan pernikahan hikaru duluan, karena ia lebih tua setahun dibanding hyde. Segala kebutuhan dan perlengkapan untuk pernikahan hikari dan hikaru dalam waktu dekat ini. Hal ini membuat hati hikari cemas, apakah ia yakin dengan calon suaminya kelak???. Disisi lain hyde bimbang dan terus kepikiran soal pernikahan hikari dan hikaru. Ternyata ia mengakui bahwa ia mencintai hikari dan tidak rela jika orang lain yang akan mendampingi hidupnya sebagai suami.
Ketika hikari pergi keluar rumah untuk mencari udara segar sekaligus menenagkan pikirannya, tiba-tiba ia melihat seorang pemuda yang sedang tiduran di rerumputan yang hijau. Hikari langsung mengenali sosok pemuda itu yang tidak lain adalah hyde. Ia langsung menghampirinya. Saat hyde membuka matanya, hyde tersentak kaget ternyata yang ada di depan wajahnya saat ini adalah hikari, gadis yang ada dalam bayangannya.
“ apa-apaan sih kamu ini!! Kamu senang ya lihat saya jantungan!!” kata hyde seraya bangkit dari tidurnya lalu duduk.
“ hahahahaha...ternyata hyde lucu ya kalau sedang tidur ^_^” jawab hikari sambil tersenyum. Mendengar penuturan hikari, wajah hyde langsung memerah malu.
“ apaan sih kamu ! lucu-lucu memangnya saya badut apa??” bantah hyde.
“ hahahaha...ya nggaklah, masa’ kakak angkatku yang tampan ini mirip badut sih.” Lanjut hikari. yang sempat membuat hyde hampir pingsan karena dibilang tampan oleh hikari.
“ udah ah..kamu ngapain kesini?? Jangan-jangan kamu buntuti saya ya?”
“ enak aja...tadi aku Cuma jalan-jalan aja kuk’z tapi lihat hyde ada disini, jadi ikutan kesini deh hehehehehehe”
“ huft...kirain buntuti saya,,hikari..hikari...kamu emang manis hahaha ups...:-x” tanpa sadar hyde kelepasan ngomong kalau selama ini ia juga sangat mengagumi hikari yang manis dan lucu.
“ hah?? Apa??? Aku nggak salah dengar kan?? Coba sekali lagi katakan, tadi nggak jelas loh..” sangkal hikari.
“ ah sudahlah nggak papa lupakan !!”
“ ah bohong....tadi bilang hikari manis kan, hehehehehe ternyata hyde mengagumiku juga >//< duh jadi malu kan”
Hyde hanya menggeleng-geleng terpaksa. Tiba-tiba hyde langsung memeluk hikari dengan erat.
“ hikari, mungkin sudah terlambat bagiku untuk ngungkapkannya sekarang, tapi ini kesempatan terakhirku untuk bilang kalau aku......” ungkap hyde seraya mencium kening hikari dengan kata-kata yang masih menggantung, lalu hyde pergi meninggalkan hikari.
Hikari hanya bengong sambil mengelus-elus keningnya. Tidak percaya apa yang dilakukan oleh hyde untuk pertama kalinya. Tapi hikari masih tidak paham dengan kata-kata yang sempat menggantung itu. Ia berusaha bertanya pada hyde, apa kata-kata selanjutnya yang belum sempat ia katakan. Dimana hyde berada, hikari selalu mengikutinya. Saat hyde akan tidur, saat sarapan, bahkan saat mandipun ia menanyakannya. Hyde pikir hikari sudah paham dengan perasaannya, tapi bodohnya bener-bener nggak ketolongan.
Sampai tiba acara pernikahan hikaru dan hikari. namun hikari belum juga menemukan kata-kata yang tergantung itu. Ia sangat manis mengenakan gaun pengantin berwarna putih dengan dihiasi bunga mawar putih digaunnya. Hyde hanya tersenyum melihatnya akan bersanding dengan orang lain, yaitu dengan kakaknya sendiri. Apakah ia mampu untuk melihat orang yang dicintainya itu akan menikah dengan kakaknya sendiri??
Hikaru terlihat sangat tampan dan dewasa mengenakan jas yang dihiasi mawar putih yang ada disakunya. Begitupun dengan ayah hikaru, ia sangat bahagia melihat putranya akan menikah dan tidak sabar untuk menimang cucu.
Ketika ijab qabul akan dilaksanakan, hikari dengan wajah yang cemas dan murung melihat kearah hyde terus, seakan-akan ia tidak ingin menikah dengan hikaru. Hyde pun begitu, ia tak bisa berbuat banyak. Hanya bisa melihatnya akan menjadi kakak iparnya. Tanpa ia sadari hyde meneteskan air mata. Tampaknya hikaru mengerti akan perasaan hyde dan hikari, ia bukanlah orang yang tega merebut orang yang dicintai adiknya sendiri kemudian hikaru membatalkan pernikahannya dengan hikari.
“ tunggu, saya keberatan dengan pernikahan ini!! Jadi, pernikahan ini dibatalkan” tandas hikaru dengan tegas.
Mendengar pernyataan hikaru, semuanya tersentak kaget terutama ayahnya fujiyama matsumoto.
“ apa-apaan kamu hikaru?!! Kamu mau membuat malu keluarga kita apa?!! “ tanya ayahnya dengan nada marah.
“ bukan seperti itu ayah, saya membatalkan pernikahan ini karena saya tidak ingin menyakiti hati saudara saya sendiri. Ayah sendiri yang mengajarkan kepada saya, “jangan merebut milik orang lain apapun itu” nah, saya rasa hikari adalah milik hyde dan saya tidak berhak untuk memiliki hikari.” jelas hikaru dengan bijaksana.
Tiba-tiba salah seorang tidak setuju dengan pendapat hikaru, dia tidak lain adalah nyonya elizabeth dan putrinya mellisa.
“ ini tidak boleh terjadi ! karena hyde akan menikah dengan putri saya mellisa” tandas nyonya eliza sambil menunjuk-nunjuk putrinya.
“ ah..iya saya baru ingat, pernikahan hyde dan mellisa akan dibatalkan karena saya tahu kalau anda hanya ingin mengusai harta ayah saya setelah menikahkan putri anda dengan adik saya kan!! Kalau saudara semua tidak percaya, saya punya bukitanya. Pembicaraan yang telah direkam oleh pelayan setia saya pak tanaka.” Lanjut hikaru memojokkan nyonya elizabeth dan mellisa.
“ tunggu itu semua tidak benar !! kami hanya difitnah !! “ nyonya eliza mati-matian menyangkal rencana yang akan dijalankannya tersebut. Berusaha keras ia memohon-mohon pada pak fujiyama agar dia percaya, namun ia diam saja dan langsung menyuruh pengawal untuk membawanya ke kantor polisi.
Ayah hikaru pun bangga dengan putranya itu, dan beliau sangat merasa bersalah, nyaris saja ia akan memisahkan orang yang saling mencintai.
“ oke hadirin sekalian, tadi hanyalah salah paham diantara keluarga kami. Pernikahan akan tetap dilanjutkan tetapi mempelai prianya adalah hyde, adik saya satu-satunya” ungkap hikaru melepaskan jasnya, lalu memakaikannya ke tubuh hyde.
Dan akhirnya hikari dan hyde melangsungkan pernikahan yang tidak mereka duga sama sekali, namun keduanya terlihat sangat bahagia. Begitu pula ayahnya dan hikaru, mereka bahagia melihat hyde & hikari bahagia.
“ kak, arigatou ne !! kak hikaru memang kakak yang tebaik..:D” ungkap hyde setelah akad nikahnya dengan hikari.
“ yah...untung saja kamu adikku yang ku sayang, coba kalau tidak...pasti aku sudah menikah dengan hikari hahahaha” goda hikaru.
“ ayah, aku bahagia sekali ayah juga merestui aku dan hikari,,ehm......ayah ingin sekali menimang cucu kan?? Ayah mau berapa cucu, sebutkan saja? Hahaha” bisik hyde kepada ayahnya.
Hikari yang mendengar apa yang dikatakan hyde langsung mencubit pinggang hyde karena sangat malu, membicarakan hal itu kepada mereka. Rumah itupun dipenuhi dengan tawa suasana bahagia.
“ ehm...waktu itu aku masih penasaran dengan apa yang hyde katakan” tanya hikari memotong pembicaraan.
“ yang mana ? sudah lupa tuh!” jawab hyde belagak lupa.
“ itu loh yang waktu di rerumputan yang luas banget, ah...sudahlah paling hyde sudah lupa huft!!”
“ nggak lupa tuh !! mau dengar?? aku mencintaimu sampai detak jantungku berhenti...” bisik hyde dengan lembut ditelinga hikari.
“ ah...aku juga mencintaimu sampai keubun-ubunku hehehehe” ungkap hikari.
“ ehm...kalau begitu aku mau kita punya maksimal 11 anak, minimal 6 anak ya biar ayah ada yang menemani hehehehe” bisik hyde merayu hikari.
“ eh...mana bisa begitu >//<” jawab hikari malu.
“ ya harus bisa dunk’z” tambah hyde terus menggoda hikari.
Beberapa tahun setelah pernikahan hyde dan hikari, mereka dikaruniai 6 orang anak. 5 anak laki-laki dan 1 anak perempuan. Yaitu shin matsumoto, yuu matsumoto, takeru matsumoto, rito matsumoto, reno matsumoto, dan erika matsumoto. Itu adalah keluarga besar matsumoto ^_^.
Hikaru pun tidak mau kalah dengan hyde, ia juga mempunyai 5 orang anak dari hasil pernikahannya dengan gadis bangsawan london saat ia bekerja di london.
Sejak saat itu keluarga mereka selalu ramai dipenuhi dengan suara tangis dan tawa anak-anak. Dan mereka semua hidup bahagia selamanya ^____^.
*The End *
Friday, November 19, 2010
Sisi Kelam Kehidupan di Jepang
GEISHA, KYABAKURA-JO, HOSUTO DAN SISI KELAM MASYARAKAT
JEPANG

Dalam sejarah perang dunia, ada satu sisi kelam yang hingga saat ini terus menerus mendapat sorotan dari banyak kalangan. Yakni masalah 'Jugun Ianfu'. Istilah ini ditujukan untuk para wanita di negara jajahan yang melayani tentara Jepang dalam pemenuhan kebutuhan seks mereka. Keberadaan para wanita tersebut tidak hanya ada di
negara kita-Indonesia saja, tetapi juga di negara Asia lain seperti Korea, China, Malaysia dan lainnya. Perjuangan para wanita-wanita ini masih berada di pertengahan jalan dalam meraih keadilan, padahal usia terus menggerogoti mereka. Tak sedikit hingga hayat di
kandung badan lepas, para wanita ini harus membawa kenangan pahit itu hingga ke liang kubur. Masih banyak dari kalangan mereka sendiri atau keturunan mereka yang terus menuntut Pemerintah Jepang untuk mengakui kebejatan moral para mantan tentara
perangnya. Tuntutan para wanita ini sudah dijawab oleh Pemerintah Jepang dalam bentuk uang kompensasi, sebagai pengganti 'terengutnya masa muda yang indah dengan cara paksa, juga sebagai upaya penyembuhan luka masa lalu'. Tapi sayangnya, hal penting yang seharusnya diakui sebagai rasa malu telah memperlakukan wanita yang dimata Allah swt diletakkan di tempat yang agung, tidak juga keluar dari seluruh mulut para mantan tentara Jepang yang masih hidup hingga saat ini. Mungkin para wanita itu menjerit: kalau perlu para mantan tentara Jepang ini sebaiknya melakukan 'harakiri'(robek perut) sebagai upaya intropeksi diri. Ternyata tidak semua laki-laki Jepang berjiwa 'Bushi' seperti yang bisa kita lihat di film 'Samurai'.
Kata 'geisha' itu bermakna 'orang yang bisa berkesenian' . Jadi geisha itu adalah seorang wanita yang bisa menari dan memainkan alat musik tradisional Jepang. Bukan pelayan seks seperti yang orang-orang bayangkan selama ini. Selain kata 'geisha' juga ada kata 'maiko' dan 'geiko'. Semua kata-kata ini adalah sebuah profesi. 'Maiko' adalah 'wanita muda yang bisa menari', sedangkan geiko adalah senior daripada maiko, yang tidak hanya bisa menari tapi juga memainkan alat musik. Sedangkan geisha adalah
senior daripada keduanya. Senior dalam artian pengalaman dan umur. Untuk menjadi seperti mereka ini harus melalui sebuah sekolah khusus, sekolah kejuruan. Jadi bukan tiba-tiba jadi.


Salah satu kota yang paling mencolok di Jepang yang ada hubungannya dengan geisha adalah Kyoto. Merupakan sebuah kota yang kental dengan adat istiadat Jepang masa lalu. Di kota ini ada kurang lebih 1000 buah kuil. Dari yang ukurannya kecil hingga yang sangat besar dan seluas pusat perbelanjaan. Dalam 1 tahun dengan pergantian 4 musim selalu diwarnai dengan berbagai macam festival. Lewat berbagai festival itu, Pemda Kyoto bisa menarik keuntungan uang yang tidak sedikit. Tidak hanya itu kebaikan yang bisa diambil oleh Pemda Kyoto, tapi juga nama kota itu bisa dikenal di seluruh dunia. Menjadi obyek wisata yang diminati wisatawan dalam negeri dan juga luar negeri.
Kota Kyoto ini pernah menjadi ibukota darurat pengganti Tokyo.
Kyoto memiliki dua wajah yaitu wajah kehidupan masa lalu yang terus dipertahankan,
dan kehidupan modern yang terus berkembang. Di pusat kota, ada sebuah sungai besar yang panjang membelah kota hingga tersambung dengan kota Osaka. Dikenal dengan sebutan 'Kamogawa' atau 'Sungai Bebek'. Bila menelusuri sungai ini hingga ke pusat kota, maka kita bisa menemui kehidupan masa lalu yang dipertahankan itu. Pusat kota ini dikenal dengan sebutan Kawaramachi Dori. Di sekitarnya ada wilayah bernama Pontocho. Di wilayah ini berderet rumah makan yang kental dengan nuansa Jepang. Mulai dari bentuk bangunannya, jenis masakannya, bahasa yang dipergunakan, tata krama pelayanannya, semuanya. Ada prestise tersendiri bila menjadi tamu di wilayah Pontocho ini. Di wilayah Pontocho ini pun ada 'Desa Geisha' (hanya sebuah istilah yang digunakan karena memang di wilayah ini bisa kita temui lokasi tempat tinggal wanita-wanita berprofesi Geisha).
Restoran Jepang, Desa Geisha, menjadi obyek wisata di kota ini. Bila ada kesempatan dan tentunya uang, anda bisa mencoba memakai baju seperti Geisha dan
berjalan-jalan di sekitar kuil sambil berfoto. Sebuah paket wisata yang lengkap dan menyisakan kenangan indah tentunya. Adapula dunia hiburan malam bergaya modern. Bar atau 'snack' yang lengkap dengan wanita-wanita muda penghibur. Kemudian ada juga laki-laki berpakaian jas rapi, berdiri di masing-masing bar tempat mereka bekerja sebagai penarik tamu. Para laki-laki ini berdiri di depan pintu masuk setiap bar, sambil tersenyum ramah kepada para pejalan kaki yang lewat di depan wilayah mereka. Mereka akan berusaha berkali-kali menghadang pejalan kaki sambil merayu untuk mampir ke bar mereka. Bar atau 'snack' yang dimaksudkan disini hanya diwakili sebuah pintu saja. Tidak bisa diintip dari luar.

Jadi, promosi tentang wanita-wanita penghibur di
dalamnya tidak bisa diketahui dengan jelas, kecuali kalau kita masuk ke dalamnya. Selain
rayuan para lelaki yang berdiri berjam-jam di luar bar, ada juga bar yang meletakkan Kehidupan malam di Jepang secara umum tidak hanya terbatas di kota Kyoto saja. Tapi hampir ada di seluruh kota dan desa di Jepang. Ada istilah 'Kyabakura-Jo' bagi wanita-wanita muda penghibur di bar atau 'snack', dan 'Hosuto' bagi laki-laki muda
penghibur. Di setiap bar, ada tokoh 'mama', yakni seorang wanita cantik separuh baya yang menjadi manajer bahkan pemilik bar. Sejak ratusan tahun yang lalu, di Jepang dikenal profesi wanita penghibur yang disebut 'Oiran'. Hiburan yang disajikan bukan tari dan gerak, tapi sebagai pemuas nafsu seks lawan jenisnya. Kemudian hal ini berkembang ke abad 20, dan muncullah istilah-istilah lebih modern dan menjadi sebuah profesi yang diminati habis-habisan oleh wanita-wanita muda Jepang. Yang aku
maksudkan adalah sebutan 'Kyabakura-Jo'. Berprofesi sebagai Kyabakura-Jo berarti akan menghasilkan uang yang banyak. Dalam usia 20-30 tahunan, sudah bisa menjadi mesin uang untuk diri sendiri. Bisa membeli apa pun yang diingini. Tidak sedikit mereka mendapatkan hadiah dari para tamu berupa barang-barang kecil berupa baju, tas, jam tangan yang bermerk mahal hingga benda besar seperti bangunan apartemen, mobil dan lain sebagainya. Bahkan ada juga tamu yang menyelipkan uang 10 ribu yen di setiap halaman buku setebal 200 halaman, sebagai hadiah atas layanan yang telah diterimanya dari sang gadis penghibur. Profesi sebagai gadis penghibur di zaman modern ini tidak lagi menuntut kecantikan dan kemolekan tubuh, walaupun tetap menjadi hal penting. Tetapi yang dituntut dari seorang Kyabakura-Jo adalah kecerdasan, memiliki pengetahuan luas seperti halnya penyiar tv atau mungkin reporter koran dan majalah. Harus bisa menjadi 'kamus ilmu pengetahuan umum' yang bisa meladeni pembicaraan setiap tamu yang ingin berkeluh kesah tentang dunia bisnis, dunia kedokteran,dunia
musik, atau apa saja. Bahkan di bar-bar berkelas tinggi, para Kyabakura-Jo memiliki kemampuan berbahasa asing. Seorang Kyabakura-Jo yang memiliki kemampuan lengkap seperti itu akan mampu bertahan sebagai 'Number One', dan ini ada kaitannya dengan keuntungan pribadi dan bar tempat ia bekerja. Seorang Kyabakura-Jo kelas atas mampu membeli sebuah mobil Jaguar terbaru hanya dalam hitungan gaji dan bonus minimal 1-3 bulan. Tapi seorang Kyabakura-Jo yang tidak mampu bersaing, harus menerima kenyataan pahit, yakni dipecat dari pekerjaannya.
JEPANG

Dalam sejarah perang dunia, ada satu sisi kelam yang hingga saat ini terus menerus mendapat sorotan dari banyak kalangan. Yakni masalah 'Jugun Ianfu'. Istilah ini ditujukan untuk para wanita di negara jajahan yang melayani tentara Jepang dalam pemenuhan kebutuhan seks mereka. Keberadaan para wanita tersebut tidak hanya ada di
negara kita-Indonesia saja, tetapi juga di negara Asia lain seperti Korea, China, Malaysia dan lainnya. Perjuangan para wanita-wanita ini masih berada di pertengahan jalan dalam meraih keadilan, padahal usia terus menggerogoti mereka. Tak sedikit hingga hayat di
kandung badan lepas, para wanita ini harus membawa kenangan pahit itu hingga ke liang kubur. Masih banyak dari kalangan mereka sendiri atau keturunan mereka yang terus menuntut Pemerintah Jepang untuk mengakui kebejatan moral para mantan tentara
perangnya. Tuntutan para wanita ini sudah dijawab oleh Pemerintah Jepang dalam bentuk uang kompensasi, sebagai pengganti 'terengutnya masa muda yang indah dengan cara paksa, juga sebagai upaya penyembuhan luka masa lalu'. Tapi sayangnya, hal penting yang seharusnya diakui sebagai rasa malu telah memperlakukan wanita yang dimata Allah swt diletakkan di tempat yang agung, tidak juga keluar dari seluruh mulut para mantan tentara Jepang yang masih hidup hingga saat ini. Mungkin para wanita itu menjerit: kalau perlu para mantan tentara Jepang ini sebaiknya melakukan 'harakiri'(robek perut) sebagai upaya intropeksi diri. Ternyata tidak semua laki-laki Jepang berjiwa 'Bushi' seperti yang bisa kita lihat di film 'Samurai'.
Kata 'geisha' itu bermakna 'orang yang bisa berkesenian' . Jadi geisha itu adalah seorang wanita yang bisa menari dan memainkan alat musik tradisional Jepang. Bukan pelayan seks seperti yang orang-orang bayangkan selama ini. Selain kata 'geisha' juga ada kata 'maiko' dan 'geiko'. Semua kata-kata ini adalah sebuah profesi. 'Maiko' adalah 'wanita muda yang bisa menari', sedangkan geiko adalah senior daripada maiko, yang tidak hanya bisa menari tapi juga memainkan alat musik. Sedangkan geisha adalah
senior daripada keduanya. Senior dalam artian pengalaman dan umur. Untuk menjadi seperti mereka ini harus melalui sebuah sekolah khusus, sekolah kejuruan. Jadi bukan tiba-tiba jadi.


Salah satu kota yang paling mencolok di Jepang yang ada hubungannya dengan geisha adalah Kyoto. Merupakan sebuah kota yang kental dengan adat istiadat Jepang masa lalu. Di kota ini ada kurang lebih 1000 buah kuil. Dari yang ukurannya kecil hingga yang sangat besar dan seluas pusat perbelanjaan. Dalam 1 tahun dengan pergantian 4 musim selalu diwarnai dengan berbagai macam festival. Lewat berbagai festival itu, Pemda Kyoto bisa menarik keuntungan uang yang tidak sedikit. Tidak hanya itu kebaikan yang bisa diambil oleh Pemda Kyoto, tapi juga nama kota itu bisa dikenal di seluruh dunia. Menjadi obyek wisata yang diminati wisatawan dalam negeri dan juga luar negeri.
Kota Kyoto ini pernah menjadi ibukota darurat pengganti Tokyo.
Kyoto memiliki dua wajah yaitu wajah kehidupan masa lalu yang terus dipertahankan,
dan kehidupan modern yang terus berkembang. Di pusat kota, ada sebuah sungai besar yang panjang membelah kota hingga tersambung dengan kota Osaka. Dikenal dengan sebutan 'Kamogawa' atau 'Sungai Bebek'. Bila menelusuri sungai ini hingga ke pusat kota, maka kita bisa menemui kehidupan masa lalu yang dipertahankan itu. Pusat kota ini dikenal dengan sebutan Kawaramachi Dori. Di sekitarnya ada wilayah bernama Pontocho. Di wilayah ini berderet rumah makan yang kental dengan nuansa Jepang. Mulai dari bentuk bangunannya, jenis masakannya, bahasa yang dipergunakan, tata krama pelayanannya, semuanya. Ada prestise tersendiri bila menjadi tamu di wilayah Pontocho ini. Di wilayah Pontocho ini pun ada 'Desa Geisha' (hanya sebuah istilah yang digunakan karena memang di wilayah ini bisa kita temui lokasi tempat tinggal wanita-wanita berprofesi Geisha).
Restoran Jepang, Desa Geisha, menjadi obyek wisata di kota ini. Bila ada kesempatan dan tentunya uang, anda bisa mencoba memakai baju seperti Geisha dan
berjalan-jalan di sekitar kuil sambil berfoto. Sebuah paket wisata yang lengkap dan menyisakan kenangan indah tentunya. Adapula dunia hiburan malam bergaya modern. Bar atau 'snack' yang lengkap dengan wanita-wanita muda penghibur. Kemudian ada juga laki-laki berpakaian jas rapi, berdiri di masing-masing bar tempat mereka bekerja sebagai penarik tamu. Para laki-laki ini berdiri di depan pintu masuk setiap bar, sambil tersenyum ramah kepada para pejalan kaki yang lewat di depan wilayah mereka. Mereka akan berusaha berkali-kali menghadang pejalan kaki sambil merayu untuk mampir ke bar mereka. Bar atau 'snack' yang dimaksudkan disini hanya diwakili sebuah pintu saja. Tidak bisa diintip dari luar.

Jadi, promosi tentang wanita-wanita penghibur di
dalamnya tidak bisa diketahui dengan jelas, kecuali kalau kita masuk ke dalamnya. Selain
rayuan para lelaki yang berdiri berjam-jam di luar bar, ada juga bar yang meletakkan Kehidupan malam di Jepang secara umum tidak hanya terbatas di kota Kyoto saja. Tapi hampir ada di seluruh kota dan desa di Jepang. Ada istilah 'Kyabakura-Jo' bagi wanita-wanita muda penghibur di bar atau 'snack', dan 'Hosuto' bagi laki-laki muda
penghibur. Di setiap bar, ada tokoh 'mama', yakni seorang wanita cantik separuh baya yang menjadi manajer bahkan pemilik bar. Sejak ratusan tahun yang lalu, di Jepang dikenal profesi wanita penghibur yang disebut 'Oiran'. Hiburan yang disajikan bukan tari dan gerak, tapi sebagai pemuas nafsu seks lawan jenisnya. Kemudian hal ini berkembang ke abad 20, dan muncullah istilah-istilah lebih modern dan menjadi sebuah profesi yang diminati habis-habisan oleh wanita-wanita muda Jepang. Yang aku
maksudkan adalah sebutan 'Kyabakura-Jo'. Berprofesi sebagai Kyabakura-Jo berarti akan menghasilkan uang yang banyak. Dalam usia 20-30 tahunan, sudah bisa menjadi mesin uang untuk diri sendiri. Bisa membeli apa pun yang diingini. Tidak sedikit mereka mendapatkan hadiah dari para tamu berupa barang-barang kecil berupa baju, tas, jam tangan yang bermerk mahal hingga benda besar seperti bangunan apartemen, mobil dan lain sebagainya. Bahkan ada juga tamu yang menyelipkan uang 10 ribu yen di setiap halaman buku setebal 200 halaman, sebagai hadiah atas layanan yang telah diterimanya dari sang gadis penghibur. Profesi sebagai gadis penghibur di zaman modern ini tidak lagi menuntut kecantikan dan kemolekan tubuh, walaupun tetap menjadi hal penting. Tetapi yang dituntut dari seorang Kyabakura-Jo adalah kecerdasan, memiliki pengetahuan luas seperti halnya penyiar tv atau mungkin reporter koran dan majalah. Harus bisa menjadi 'kamus ilmu pengetahuan umum' yang bisa meladeni pembicaraan setiap tamu yang ingin berkeluh kesah tentang dunia bisnis, dunia kedokteran,dunia
musik, atau apa saja. Bahkan di bar-bar berkelas tinggi, para Kyabakura-Jo memiliki kemampuan berbahasa asing. Seorang Kyabakura-Jo yang memiliki kemampuan lengkap seperti itu akan mampu bertahan sebagai 'Number One', dan ini ada kaitannya dengan keuntungan pribadi dan bar tempat ia bekerja. Seorang Kyabakura-Jo kelas atas mampu membeli sebuah mobil Jaguar terbaru hanya dalam hitungan gaji dan bonus minimal 1-3 bulan. Tapi seorang Kyabakura-Jo yang tidak mampu bersaing, harus menerima kenyataan pahit, yakni dipecat dari pekerjaannya.
Thursday, November 18, 2010
Agama Islam di Jepang

Tak ada catatan yang pasti kapan Islam pertama kali masuk ke Jepang. Meski agak terlambat mengenal Islam, kini jumlah muslim di Jepang semakin bertambah. Tragedi 11 September 2001 menjadi momentum penting banyaknya orang Jepang yang masuk Islam.
Dekan Fakultas Studi Islam di Universitas Takushoku Tokyo, Tayeb El-Mokhtar Muto, menyatakan bahwa sikap toleran dan cara berpikir logis yang dimiliki oleh masyarakat Jepang menjadikan mereka begitu dekat dengan karakter dan nilai Islam.

“Terbukti dengan jumlah umat Islam di Jepang yang kian hari kian banyak,” tandas Tayeb El-Mokhtar Muto, yang kerap disapa Muto, seperti dikutip Islamonline (30/6).
Menurut Muto, semua hal negatif yang dialamatkan ke Islam, terutama pasca tragedi 11 September 2001, tidak berhasil mengambil hati publik masyarakat Jepang. Yang terjadi justru sebaliknya, semua hal negatif itu seakan menjadi perantara bagi Islam untuk menjadi pusat perhatian banyak orang.
“Jumlah orang yang masuk Islam semakin meningkat, baik di Jepang maupun di negara-negara lain, terutama setelah tuduhan yang ditujukan kepada Islam sebagai agama yang menganjurkan kekerasan, pembunuhan, huru-hara dan segala macam bentuk terorisme lainnya,” ujar Muto.
Sejarah Masuknya Islam
Keberadaan Islam di Jepang bisa dibilang baru. Menurut data Islamic Center Jepang, Islam sudah ada di Negeri Matahari Terbit itu sejak 1891. Namun data lain menyebutkan sejak 1887. Masjid tertua di Jepang sendiri dibangun pertama kali di Kobe tahun 1935, dan kemudian Masjid Tokyo pada 1938.
Bisa dikatakan juga, Jepang termasuk negara yang terlambat mengenal Islam, dibandingkan Cina misalnya yang sejak awal kehadiran Islam sudah didatangi para sahabat Nabi, dan sudah banyak penduduknya yang memeluk Islam.
Bicara tentang dakwah Islam di Jepang, memang tak banyak literatur yang didapat. Tak heran, hingga saat ini, belum jelas benar apa yang menyebabkan bangsa Jepang terlambat mengenal dan memeluk agama Islam.
Ada yang mengatakan, kebijakan isolasi diri selama 200 tahun lebih yang mulai pada pertengahan abad ke-17 membuat Jepang tidak mengenal Islam. Tapi apakah hal ini menjadi penyebab utamanya belum jelas benar, sebab Islam sendiri sudah ada sejak abad ke-8 Masehi.
Baru pada zaman Restorasi Meiji tahun 1875, literatur-literatur tentang Islam yang berasal dari Eropa dan Cina mulai diterjemahkan dan masuk ke Jepang.
Salah satu sumber lain menyebutkan bahwa bangsa Jepang mengenal Islam lewat bangsa Turki. Kisahnya bermula dari peristiwa yang terjadi pada tahun 1890, ketika sebuah kapal Turki bernama Ertogrul karam di perairan Jepang. Konon, dari 600-an awak kapal, hanya 69 dari mereka yang selamat.

Pemerintah dan rakyat Jepang bersama-sama berusaha menolong para penumpang yang selamat dan mengadakan upacara penghormatan bagi arwah penumpang yang meninggal dunia. Peristiwa ini menjadi pencetus dikirimnya utusan pemerintah Turki ke Jepang pada tahun 1891.
Hubungan baik dengan Turki itu juga membawa kemenangan bagi Jepang dalam perang melawan Rusia tahun 1904. Setelah peristiwa itu, sekitar tahun 1900-an, untuk pertama kalinya warga muslim Jepang pergi ke Makkah guna menunaikan ibadah haji. Sejak itu Islam dikenal secara luas di Jepang.
Selanjutnya, di tengah politik ekspansi Jepang di Asia pada Perang Dunia II, orang Jepang mulai tahu bahwa banyak rakyat Asia yang memeluk Islam. Dari situ muncullah kebutuhan lebih besar untuk melakukan penelitian tentang Islam secara lebih dalam. Maka dibentuklah lembaga-lembaga penelitian, organisasi maupun perkumpulan, yang mengkaji Islam, bahkan menerbitkan berbagai majalah dan buku tentang Islam.
Sayangnya, pemerintah Jepang pada masa itu, memandang Islam tidak sesuai dengan asas militer Jepang dan Shintoisme (agama asal Jepang) yang banyak dipeluk oleh penduduk Jepang. Karena itu, dakwah Islam pada masa itu tetap tidak diperbolehkan.
Setelah Perang Dunia II berakhir, dan setelah banyak negara di Asia dan Afrika meraih kemerdekaannya, mulailah bermunculan banyak negara Islam di panggung dunia. Dari sini, hubungan Jepang dengan negara-negara Islam semakin tak terhindarkan, terutama dengan negara-negara Islam di Timur Tengah sebagai negara penghasil minyak. Jepang pun makin dekat dengan lingkungan negara-negara Islam.
Masjid Gifu dan Faktor Kebebasan Beragama
Menurut Tayeb El-Mokhtar Muto, kebebasan beragama yang telah dinikmati oleh masyarakat Jepang selama ini punya andil yang besar bagi diterimanya Islam di Jepang. Lebih dari itu, budaya masyarakat Jepang yang toleran dan lebih mengutamakan akal dan logika memudahkan kebenaran Islam diterima.
Sebagai modal untuk berdakwah, Muto meminta kepada semua yayasan Islam dunia, seperti Al-Azhar, Dewan Tinggi Urusan Islam Kairo, Rabithah al-Alam al-Islami, untuk menyediakan buku-buku yang menerangkan hakikat Islam dengan metode yang mudah dan sederhana dalam berbagai bahasa dunia.
Kini, umat Muslim di Jepang, khususnya Jepang tengah, makin mudah menunaikan ibadahnya dengan selesainya pembangunan Masjid Gifu di kota Gifu, awal 2009, termasuk rencana pendirian pusat budaya dan sekolah Islam internasional pertama di Negeri Sakura tersebut.
Jumlah masjid di Jepang diperkirakan mencapai sekitar 35 buah, namun ada juga yang menyebutkan jumlahnya sebanyak 50 masjid, sementara jumlah populasi Muslim di Jepang sendiri sudah semakin bertambah.
Keberadaan masjid di Jepang sendiri masih terkonsentrasi di kota-kota besar, seperti di Tokyo, Kobe, Nagoya, Osaka, Yokohama, Hiroshima dan Hokkaido.
Peresmian Masjid Gifu sendiri dihadiri oleh Imam Masjidil Haram, Makkah, Syekh Salih bin Humaid, yang juga meresmikan penggunaan masjid itu untuk publik Muslim di Jepang.
Menurut Ketua Working Group for Technology Transfer (WGTT), sebuah LSM Indonesia di Jepang yang ikut hadir dalam acara tersebut, Fauzy Ammary, sejumlah duta besar negara-negara Islam, seperti dari Saudi Arabia, Irak, Iran, Mesir, Oman, Afghanistan, Syria, dan Pakistan juga hadir.
Saat ini di Jepang belum ada satu pun sekolah Islam yang permanen baik di tingkat sekolah dasar maupun menengah. Pengajaran dan pendidikan Islam di Jepang selama ini masih banyak dilakukan di masjid-masjid yang dibangun oleh kaum pendatang muslim.
Gifu sendiri merupakan salah satu kantong Muslim terbesar di Provinsi Aichi, yang terkenal sebagai kawasan industri otomotif Jepang. “Proyek pembangunan masjid ini menelan biaya sebesar 129 juta yen atau setara 1,1 juta dolar AS,” kata Fauzy Ammari.
Menurut Fauzy, Masjid Gifu akan menjadi pusat perluasan syiar Islam di kawasan Jepang tengah. Luas bangunan Masjid Gifu sebesar 351 meter persegi, dan akan semakin diperluas dengan sekolah Islam dan pusat budaya, sehingga dapat mendukung dan melengkapi kegiatan penyebaran pusat syiar Islam yang dilakukan di Jepang.
Warga Jepang (asli) yang menjadi Muslim, menurut Imam Masjid Jami’ Tokyo, Ensari Yenturk, diperkirakan mencapai 10 ribu orang. Sedang total warga Jepang yang muslim kurang lebih mencapai 100 ribu orang. Meski diakui tidak ada data yang akurat soal ini, insya Allah muslim di Jepang akan terus bertambah. Amin.
http://bisnisgontorclub.com/mengintip-islam-di-negeri-sakura.php
Negara Jepang

Negara Jepang kaya dengan berbagai kebudayaan leluhurnya yang beraneka ragam. Walaupun saat ini perkembangan teknologi di Jepang terus up date dalam hitungan perdetik , namun sisi tradisional masuh terus dilestarikan hingga sekarang ini. Berikut ini adalah salah satu dari berbagai macam kebudayaan Jepang yang masih terus berlangsung hingga saat ini :
Matsuri adalah kata dalam bahasa Jepang yang menurut pengertian agama Shinto berarti ritual yang dipersembahkan untuk Kami, sedangkan menurut pengertian sekularisme berarti festival, perayaan atau hari libur perayaan.
Matsuri diadakan di banyak tempat di Jepang dan pada umumnya diselenggarakan jinja atau kuil, walaupun ada juga matsuri yang diselenggarakan gereja dan matsuri yang tidak berkaitan dengan institusi keagamaan. Di daerah Kyushu, matsuri yang dilangsungkan pada musim gugur disebut Kunchi.
Sebagian besar matsuri diselenggarakan dengan maksud untuk mendoakan keberhasilan tangkapan ikan dan keberhasilan panen (beras, gandum, kacang, jawawut, jagung), kesuksesan dalam bisnis, kesembuhan dan kekebalan terhadap penyakit, keselamatan dari bencana, dan sebagai ucapan terima kasih setelah berhasil dalam menyelesaikan suatu tugas berat. Matsuri juga diadakan untuk merayakan tradisi yang berkaitan dengan pergantian musim atau mendoakan arwah tokoh terkenal. Makna upacara yang dilakukan dan waktu pelaksanaan matsuri beraneka ragam seusai dengan tujuan penyelenggaraan matsuri. Matsuri yang mempunyai tujuan dan maksud yang sama dapat mempunyai makna ritual yang berbeda tergantung pada daerahnya.
Pada penyelenggaraan matsuri hampir selalu bisa ditemui prosesi atau arak-arakan Mikoshi, Dashi (Danjiri) dan Yatai yang semuanya merupakan nama-nama kendaraan berisi Kami atau objek pemujaan. Pada matsuri juga bisa dijumpai Chigo (anak kecil dalam prosesi), Miko (anak gadis pelaksana ritual), Tekomai (laki-laki berpakaian wanita), Hayashi (musik khas matsuri), penari, peserta dan penonton yang berdandan dan berpakaian bagus, dan pasar kaget beraneka macam makanan dan permainan.
Sejarah
Matsuri berasal dari kata matsuru (matsuru? menyembah, memuja) yang berarti pemujaan terhadap Kami atau ritual yang terkait. Dalam teologi agama Shinto dikenal empat unsur dalam matsuri: penyucian (harai), persembahan, pembacaan doa (norito), dan pesta makan. Matsuri yang paling tua yang dikenal dalam mitologi Jepang adalah ritual yang dilakukan di depan Amano Iwato.
Matsuri dalam bentuk pembacaan doa masih tersisa seperti dalam bentuk Kigansai (permohonan secara individu kepada jinja atau kuil untuk didoakan dan Jichinsai (upacara sebelum pendirian bangunan atau konstruksi). Pembacaan doa yang dilakukan pendeta Shinto untuk individu atau kelompok orang di tempat yang tidak terlihat orang lain merupakan bentuk awal dari matsuri. Pada saat ini, Ise Jingū merupakan salah satu contoh kuil agama Shinto yang masih menyelenggarakan matsuri dalam bentuk pembacaan doa yang eksklusif bagi kalangan terbatas dan peserta umum tidak dibolehkan ikut serta.
Sesuai dengan perkembangan zaman, tujuan penyelenggaraan matsuri sering melenceng jauh dari maksud matsuri yang sebenarnya. Penyelenggaraan matsuri sering menjadi satu-satunya tujuan dilangsungkannya matsuri, sedangkan matsuri hanya tinggal sebagai wacana dan tanpa makna religius.
Tiga matsuri terbesar
* Gion Matsuri (Yasaka-jinja, Kyoto, bulan Juli)
* Tenjinmatsuri (Osaka Temmangu, Osaka, 24-25 Juli)
* Kanda Matsuri (Kanda Myōjin, Tokyo, bulan Mei)
Matsuri yang terkenal sejak dulu
Daerah Tohoku
* Nebuta Matsuri (kota Aomori, bulan Agustus) dan Neputa Matsuri (kota Hirosaki, bulan Agustus)
* Kantō Matsuri (kota Akita, bulan Agustus)
* Sendai Tanabata Matsuri (kota Sendai, bulan Agustus)
Daerah Kanto
* Chichibuyo Matsuri (kota Chichibushi, Prefektur Saitama, 2-3 Desember)
* Sanja Matsuri (Asakusa-jinja, Tokyo, bulan Mei)
* Sannō Matsuri (Hie-jinja, Tokyo, bulan Juni)
Daerah Chubu
* Owarafū no bon (kota Toyama, Prefektur Toyama, bulan September)
* Shikinenzōei Onbashira Daisai (kota Suwa, Prefektur Nagano, diadakan setiap 6 tahun sekali, terakhir diadakan bulan April-Mei, 2004).
* Takayama Matsuri (kota Takayama, Prefektur Gifu, bulan April dan bulan Oktober)
* Furukawa Matsuri (kota Hida, Prefektur Gifu, bulan April)
Daerah Kinki
* Aoi Matsuri (Kyoto, bulan Mei)
* Jidai Matsuri (Heian-jingu, Kyoto, bulan Oktober)
* Tōdaiji Nigatsudō Shuni-e atau dikenal sebagai Omizutori (Nigetsu-dō, kuil Tōdaiji, Nara, 12 Maret)
* Kishiwada Danjiri Matsuri (Kishiwada, Prefektur Osaka, 14-15 September)
* Nada no Kenka Matsuri dan Banshū no Aki Matsuri (Prefektur Hyogo, diselenggarakan lebih dari seratus jinja di daerah Banshū dengan pusat keramaian di kota Himeji di bulan Oktober)
* Nachi no Hi Matsuri (Nachi Katsuura, Prefektur Wakayama, bulan Juli)
* Aizen Matsuri, Tenjinmatsuri dan Sumiyoshi Matsuri yang dikenal sebagai "Tiga Matsuri Musim Panas Terbesar di Osaka" (Prefektur Osaka, bulan Juni-Juli)
Daerah Chugoku dan Shikoku
* Saidaiji Eyō (Okayama, Prefektur Okayama, bulan Februari)
* Awa Odori (Tokushima, Prefektur Tokushima, 12-15 Agustus)
Daerah Kyushu
* Hakata Gion Yamakasa (Fukuoka, Prefektur Fukuoka, bulan Juli)
* Nagasaki Kunchi (Nagasaki, Prefektur Nagasaki, 7-9 Oktober)
* Karatsu Kunchi (Karatsu, Prefektur Saga, bulan November)
Pengertian lain
Dalam bahasa Jepang, kata "matsuri" juga berarti festival dan aksara kanji untuk matsuri (matsuri?) dapat dibaca sebagai sai, sehingga dikenal istilah seperti Eiga-sai (festival film), Sangyō-sai (festival hasil panen), Ongaku-sai (festival musik) dan Daigaku-sai (festival yang diadakan oleh universitas).
Shimin Matsuri adalah sebutan untuk matsuri yang diselenggarakan pemerintah daerah atau kelompok warga kota dengan maksud untuk menghidupkan perekonomian daerah dan umumnya tidak berhubungan dengan institusi keagamaan.
Festival dan Matsuri yang lain
* Festival Salju Sapporo (Sapporo, Prefektur Hokkaido, bulan Februari)
* Festival Salju Iwate (Koiwai Farm, Shizukuishi, Prefektur Iwate, bulan Februari)
* YOSAKOI Sōran Matsuri (Sapporo, Hokkaido, bulan Juni)
* Niigata Odori Matsuri (Niigata, Prefektur Niigata, pertengahan bulan September)
* Odawara Hōjō Godai Matsuri (kota Odawara, Prefektur Kanagawa)
* Yosakoi Matsuri (kota Kochi, Prefektur Kochi, 9-12 Agustus)
* Hakata dontaku (3-4 April, kota Fukuoka)
* Hamamatsu Matsuri (3-5 Mei, kota Hamamatsu, Prefektur Shizuoka)
* Wasshoi Hyakuman Natsu Matsuri (kota Kita Kyūshū, Prefektur Fukuoka, hari Sabtu minggu pertama bulan Agustus)
Origami
Origami adalah sebuah seni lipat yang berasal dari Jepang. Bahan yang digunakan adalah kertas atau kain yang biasanya berbentuk persegi. Sebuah hasil origami merupakan suatu hasil kerja tangan yang sangat teliti dan halus pada pandangan.
Origami merupakan satu kesenian melipat kertas yang dipercayai bermula semenjak kertas mula diperkenalkan pada abad pertama di Tiongkok pada tahun 105 oleh seorang Tiongkok dikasi yang bernama Ts'ai Lun.
Pembuatan kertas dari potongan kecil tumbuhan dan kain berkualitas rendah meningkatkan produksi kertas. Contoh-contoh awal origami yang berasal daripada Republik Rakyat Tiongkok adalah tongkang Tiongkok dan kotak.
Pada abad ke-6, cara pembuatan kertas kemudian dibawa ke Spanyol oleh orang-orang Arab. Pada tahun 610 di masa pemerintahan kaisar wanita Suiko (zaman Asuka), seorang biksu Buddha bernama Donchō (Dokyo) yang berasal dari Goguryeo (semenanjung Korea) datang ke Jepang memperkenalkan cara pembuatan kertas dan tinta.
Origami pun menjadi populer di kalangan orang Jepang sampai sekarang terutama dengan kertas lokal Jepang yang disebut Washi.
Washi atau Wagami adalah sejenis kertas yang dibuat dengan metode tradisional di Jepang. Washi dianggap mempunyai tekstur yang indah, tipis tapi kuat dan tahan lama jika dibandingkan dengan jenis kertas lain.
Produksi washi sering tidak dapat memenuhi permintaan konsumen sehingga berharga mahal. Di Jepang, washi digunakan dalam berbagai jenis benda kerajinan dan seni seperti Origami, Shodō dan Ukiyo-e. Washi juga digunakan sebagai hiasan dalam agama Shinto, bahan pembuatan patung Buddha, bahan mebel, alas sashimi dalam kemasan, bahan perlengkapan tidur, bahan pakaian seperti kimono, serta bahan interior rumah dan pelapis pintu dorong.
Di Jepang, washi juga merupakan bahan uang kertas sehingga uang kertas yen terkenal kuat dan tidak mudah lusuh.
Sudoku
Sudoku, juga dikenal sebagai Number Place atau Nanpure, adalah sejenis teka-teki logika. Tujuannya adalah untuk mengisikan angka-angka dari 1 sampai 9 ke dalam jaring-jaring 9×9 yang terdiri dari 9 kotak 3×3 tanpa ada angka yang berulang di satu baris, kolom atau kotak. Pertama kali diterbitkan di sebuah surat kabar Perancis pada 1895 dan mungkin dipengaruhi oleh matematikawan Swiss Leonhard Euler, yang membuat terkenal Latin square.
Versi modern permainan ini dimulai di Indianapolis pada 1979. Kemudian menjadi terkenal kembali di Jepang pada 1986, ketika penerbit Nikoli menemukan teka-teki ini yang diciptakan Howard Garns.
Nama "Sudoku" adalah singkatan bahasa Jepang dari "Suuji wa dokushin ni kagiru" ("Suuji wa dokushin ni kagiru"?), artinya "angka-angkanya harus tetap tunggal".
Subscribe to:
Posts (Atom)

